Internationalmedia.co.id – News – Sebuah serangan rudal yang diluncurkan dari Iran dilaporkan menghantam wilayah Israel pada Rabu, menyebabkan setidaknya 14 orang terluka dan menimbulkan kerusakan signifikan di beberapa lokasi. Insiden ini menandai pertama kalinya dalam sekitar 20 jam militer Israel mengidentifikasi rudal yang diluncurkan langsung dari Iran menuju wilayah negaranya.
Layanan medis darurat Magen David Adom (MDA) mengonfirmasi bahwa paramedis mereka telah memberikan perawatan dan mengevakuasi 14 korban ke rumah sakit. Di antara korban, seorang anak perempuan berusia 11 tahun mengalami luka serius akibat pecahan peluru. Sementara itu, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dan seorang wanita berusia 36 tahun juga menderita luka sedang, keduanya juga akibat pecahan peluru. Sebelas korban lainnya dilaporkan dalam kondisi ringan.

Militer Israel mengaktifkan sirene serangan udara di seluruh Israel tengah setelah mengidentifikasi rudal-rudal tersebut. Peringatan serupa kembali berbunyi kurang dari satu jam kemudian, memicu kewaspadaan di sebagian besar wilayah utara dan tengah negara itu, sebagaimana disampaikan oleh Komando Pertahanan Dalam Negeri.
Polisi Israel melaporkan adanya kerusakan di beberapa titik di Israel tengah, bahkan membagikan foto-foto yang menunjukkan puing-puing rudal berserakan di jalanan. Media-media Israel juga memberitakan dugaan penggunaan amunisi klaster dalam serangan ini, jenis senjata yang meledak di udara dan menyebarkan bom-bom kecil di area yang luas. Baik Iran maupun Israel sebelumnya pernah saling menuduh menggunakan bom klaster dalam konflik mereka.

