Data terbaru yang dirilis Internationalmedia.co.id menunjukkan angka korban tewas akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza telah melampaui angka 100 jiwa. Sumber rumah sakit di Gaza melaporkan setidaknya 111 warga Palestina telah meninggal dunia. Angka ini merupakan peningkatan signifikan dari laporan sebelumnya yang menyebutkan 67 korban jiwa dalam 24 jam terakhir.
Laporan dari Al Jazeera menyebutkan bahwa dari jumlah tersebut, 24 orang tewas saat menunggu bantuan kemanusiaan. Tragedi ini semakin memprihatinkan dengan terbunuhnya Direktur RS Indonesia di Gaza, Marwan al-Sultan, beserta istri dan anak-anaknya. Mereka menjadi korban serangan terhadap sebuah bangunan perumahan di barat daya Kota Gaza.

Kehilangan Marwan al-Sultan merupakan pukulan telak bagi upaya pelaporan kondisi di Gaza. Sebagai sumber informasi utama, ia kerap menyuarakan keprihatinan dan mendesak komunitas internasional untuk memastikan keselamatan tim medis di tengah serangan-serangan yang terus berlanjut. Kondisi Rumah Sakit Indonesia di Gaza sendiri sebelumnya telah dilaporkan rusak parah oleh Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) setelah serangan Israel pada Mei lalu. Tragedi ini semakin menyoroti situasi kemanusiaan yang mencekam di Jalur Gaza.
