Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Keputusan Mengejutkan Trump: Suriah Lepas dari Sanksi?
Trending Indonesia

Keputusan Mengejutkan Trump: Suriah Lepas dari Sanksi?

GunawatiBy Gunawati15-05-2025 - 15.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Presiden Suriah, Ahmed al-Sharaa, memberikan pujian selangit atas keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mencabut seluruh sanksi terhadap negaranya. Internationalmedia.co.id melaporkan, Al-Sharaa menyebut langkah tersebut sebagai keputusan "bersejarah dan berani" dalam pidato yang disiarkan televisi Suriah. Pidato tersebut disiarkan Kamis (15/5/2025), seperti dikutip dari AFP. Al-Sharaa menekankan bahwa pencabutan sanksi akan meringankan penderitaan rakyat Suriah, mendorong kebangkitan kembali negara tersebut, dan meletakkan dasar bagi stabilitas regional.

Keputusan Trump ini menjadi angin segar bagi Suriah yang tengah berjuang pulih dari perang saudara berkepanjangan dan pergantian kekuasaan pada Desember lalu. Pengumuman mengejutkan tersebut disampaikan Trump saat berbicara di Forum Investasi Arab Saudi-AS di Riyadh, Selasa (13/5). Trump menyebut pencabutan sanksi akan memberikan Suriah "kesempatan menjadi hebat". Keesokan harinya, terjadi pertemuan bersejarah antara Trump dan Al-Sharaa di Riyadh—pertemuan pertama antara pemimpin AS dan Suriah dalam seperempat abad terakhir. Pertemuan tersebut juga dihadiri Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan secara virtual.

Keputusan Mengejutkan Trump: Suriah Lepas dari Sanksi?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Trump bahkan mengindikasikan AS tengah menjajaki normalisasi hubungan dengan Suriah. Dalam pidatonya, Al-Sharaa menyampaikan terima kasih kepada MBS atas penyelenggaraan pertemuan tersebut, dan kepada Erdogan—pendukung utama pemerintahan baru Damaskus—atas perannya. Al-Sharaa menyatakan, "Rakyat Suriah, jalan di depan kita masih panjang. Hari ini kita memulai pekerjaan nyata, yang dengannya Suriah akan terlahir kembali."

Perang saudara Suriah sejak 2011 telah menelan lebih dari setengah juta jiwa, memaksa jutaan pengungsi, dan menghancurkan negara tersebut. AS sendiri telah memberlakukan sanksi keuangan yang luas terhadap Suriah selama konflik tersebut. Meskipun demikian, Trump belum memberikan indikasi apakah AS akan menghapus Suriah dari daftar negara sponsor terorisme—sebuah status yang telah melekat sejak 1979 dan menghambat investasi asing. Langkah selanjutnya AS dan dampaknya terhadap Suriah masih menjadi pertanyaan besar yang menanti jawaban.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Tragedi Suriah Trump Siap Balas Dendam

14-12-2025 - 12.00

Horor di Kampus Ivy League Trump Angkat Bicara

14-12-2025 - 10.15

Mahasiswi Brown Ungkap Detik Detik Mencekam

14-12-2025 - 10.00

Kampus Brown Berdarah Pelaku Masih Buron

14-12-2025 - 07.30

Suriah Berdarah Prajurit AS Tewas Ditembak ISIS

14-12-2025 - 07.15

Malam Mencekam Kampus Brown

14-12-2025 - 07.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.