Internationalmedia.co.id – News – Tiga remaja di Depok harus berhadapan dengan pihak kepolisian setelah aksi mereka yang diduga hendak melakukan tawuran berhasil digagalkan. Mereka tertangkap basah di Jalan Kemiri Jaya, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu dini hari, padahal sebelumnya berpamitan kepada orang tua untuk bermain.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra, mengungkapkan bahwa penangkapan ini terjadi pada Minggu (9/8) dini hari. Dari tangan ketiga remaja tersebut, polisi menyita sebilah senjata tajam jenis celurit. "Telah diamankan tiga orang remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran. Barang bukti satu buah celurit warna hitam bergagang kayu dilapis kain biru," jelas AKP Hendra pada Senin (10/8), seperti dikutip oleh internationalmedia.co.id.

Modus operandi para remaja ini cukup licik. Awalnya, salah satu remaja berinisial R bersama B menjemput MA. Ketiganya kemudian berpamitan kepada orang tua masing-masing dengan dalih ingin bermain bersama teman-teman mereka menggunakan sepeda motor.
Namun, izin tersebut hanyalah kedok. Alih-alih bermain, ketiganya justru bergabung dengan gerombolan remaja lain yang berjumlah sekitar 10 orang, mengendarai lima sepeda motor. Setiap motor diisi oleh dua orang.
Menurut AKP Hendra, rombongan remaja ini memiliki tujuan jelas: menuju sekitar Lapangan Hawai untuk bertemu dengan kelompok lawan dan melakukan aksi tawuran. Beruntung, saat rombongan melintas di Jalan Kemiri Raya, warga setempat yang curiga langsung bergerak menghentikan mereka.
Setelah dihentikan, warga melakukan penggeledahan dan menemukan sebilah senjata tajam jenis celurit dengan gagang kayu yang dililit kain biru. Temuan ini segera dilaporkan kepada Polsek Beji untuk penanganan lebih lanjut.
Ketiga remaja beserta barang bukti celurit kini telah diamankan di Polsek Beji untuk menjalani penyelidikan lebih mendalam. Kasus ini menjadi peringatan bagi para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat berpamitan untuk bepergian.
