Internationalmedia.co.id – News – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan komitmen kuat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan angka harapan hidup warganya. Melalui penguatan layanan kesehatan primer yang terintegrasi, Jabar siap menyukseskan Program KITA SEHAT, sebuah inisiatif strategis yang diharapkan membawa dampak signifikan.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa peningkatan derajat kesehatan adalah pilar fundamental bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul di wilayahnya. "Komitmen kami jelas, yakni meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, didukung penuh oleh Program KITA SEHAT," ujar Erwan. Ia menambahkan, penguatan layanan kesehatan primer bukan hanya soal kualitas, tetapi juga reformasi tata kelola yang bertujuan menciptakan sistem kesehatan yang lebih efektif, merata, dan berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan Erwan dalam keterangan pers baru-baru ini.

Erwan mengutarakan komitmen ini saat menghadiri peluncuran Program KITA SEHAT di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta. Menurutnya, program tersebut sangat relevan dengan isu-isu kesehatan mendesak di Jawa Barat, terutama dalam percepatan penurunan stunting dan peningkatan gizi balita. Inisiatif kolaboratif ini diharapkan menjadi akselerator transformasi kesehatan di seluruh 27 kabupaten/kota di Jabar. Sebagai langkah konkret, Pemprov Jabar bahkan telah meluncurkan Program Dokter Desa, sebuah inovasi yang menempatkan tenaga medis di daerah terpencil untuk memastikan akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas. "Dampak keberhasilan transformasi kesehatan di Jabar akan meluas, tidak hanya bagi warga kami, tetapi juga berkontribusi pada target kesehatan nasional," pungkas Erwan.
Senada dengan Erwan, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin turut menekankan pentingnya upaya preventif dan promotif. Menurut Budi, indikator paling fundamental dari kesehatan masyarakat adalah peningkatan usia harapan hidup. Pemerintah menargetkan lonjakan angka harapan hidup di Indonesia dari 74 menjadi 76 tahun dalam kurun waktu lima tahun ke depan. "Prioritas utama kami adalah memastikan masyarakat tetap sehat, sebelum harus mengobati yang sakit. Ini menjadikan penguatan layanan kesehatan primer sebagai fokus utama," jelas Budi.
Budi menambahkan, masyarakat yang proaktif menjaga kesehatan akan lebih terlindungi dari penyakit kronis, mengurangi ketergantungan pada fasilitas rumah sakit. Ia juga mendorong pemeriksaan kesehatan rutin tahunan sebagai strategi deteksi dini. Program KITA SEHAT sendiri, terang Budi, mendapat dukungan signifikan dari Pemerintah Australia. Inisiatif ini dirancang khusus untuk memperkuat layanan kesehatan primer, memastikan upaya promotif dan preventif dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara lebih luas dan merata, demikian dilaporkan Internationalmedia.co.id.
