Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Israel Buka Peluang Damai dengan Suriah dan Lebanon?
Trending Indonesia

Israel Buka Peluang Damai dengan Suriah dan Lebanon?

GunawatiBy Gunawati01-07-2025 - 09.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Israel Buka Peluang Damai dengan Suriah dan Lebanon?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pernyataan mengejutkan datang dari Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar. Internationalmedia.co.id melansir, Saar menyatakan ketertarikan negaranya untuk mencapai perjanjian perdamaian dan normalisasi hubungan dengan Suriah dan Lebanon. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers, mengutip laporan AFP dan Al Arabiya. Saar menyebut Israel ingin memperluas lingkaran perdamaian Abraham Accord yang telah terjalin dengan beberapa negara Arab, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko.

Namun, Saar menekankan bahwa normalisasi hubungan tersebut harus tetap menjaga kepentingan dan keamanan Israel. Pendapat senada disampaikan Duta Besar AS untuk Turki, Tom Barrack, yang juga Utusan Khusus AS untuk Suriah. Dalam wawancara dengan Anadolu Agency, Barrack menilai kesepakatan damai antara Israel dengan Suriah dan Lebanon sangat penting, terutama setelah berakhirnya konflik Iran-Israel. Ia melihat Timur Tengah siap untuk dialog baru, dan menyebut Israel tengah dalam proses mendefinisikan ulang posisinya. Barrack bahkan menyebut Presiden Suriah, Bashar al-Assad, telah menunjukkan keinginan perdamaian.

Israel Buka Peluang Damai dengan Suriah dan Lebanon?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih jauh, Barrack menganggap Turki akan berperan krusial dalam menciptakan jalan baru bagi Timur Tengah, bahkan menyebutnya kunci dalam mengubah narasi regional. Ia menilai Presiden AS dan Turki melihat peluang besar untuk mengubah dialog di Timur Tengah, yang membutuhkan kepemimpinan yang kuat. Pernyataan-pernyataan ini memicu spekulasi mengenai potensi perubahan signifikan dalam peta politik Timur Tengah. Apakah ini awal dari era baru perdamaian? Atau hanya sekadar pernyataan diplomasi? Waktu yang akan menjawabnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rahasia Andrew Terkuak Istana Siap Buka Pintu

10-02-2026 - 18.45

Misteri Epstein Terbongkar Konflik Global Memanas

10-02-2026 - 18.30

Dunia Hancur Utusan Trump Beri Jawaban Tak Terduga

10-02-2026 - 18.15

Agenda Mendesak Netanyahu di Washington

10-02-2026 - 18.00

Iran Siap Encerkan Uranium Ini Syaratnya

10-02-2026 - 16.45

Hanya Dia Tahu Kunci Skandal Epstein

10-02-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.