Internationalmedia.co.id Masyarakat dari berbagai belahan dunia tumpah ruah ke jalan-jalan, menyuarakan kecaman keras terhadap tindakan Israel yang mencegat armada kapal Global Sumud pembawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza. Gelombang demonstrasi ini menuntut sanksi tegas bagi Israel atas tindakan tersebut.
Aksi protes yang dilansir AFP, Jumat (3/10/2025), ini menggema di berbagai benua, mulai dari Eropa, Amerika, hingga Australia. Massa aksi mengecam perlakuan Israel terhadap armada Global Sumud yang berlayar dari Barcelona beberapa bulan lalu, sekaligus menentang blokade yang diterapkan Israel terhadap Gaza.

Di Barcelona, Spanyol, kepolisian memperkirakan sekitar 15.000 orang turun ke jalan, meneriakkan yel-yel dukungan untuk Gaza dan menyerukan boikot terhadap Israel. Sempat terjadi bentrokan kecil saat pengunjuk rasa mencoba memanjat barikade, namun berhasil dipukul mundur oleh polisi anti huru hara. Mantan Wali Kota Barcelona, Ada Colau, yang ikut dalam armada tersebut, bahkan terancam dideportasi oleh Israel.
Solidaritas untuk Palestina juga bergema di Dublin, Irlandia, di mana ratusan pengunjuk rasa berbaris di depan parlemen. Di Paris, Prancis, sekitar seribu orang berdemonstrasi di Place de la Republique, sementara di Marseille, puluhan pengunjuk rasa ditangkap karena mencoba memblokir akses ke kantor produsen senjata yang dituduh memasok komponen militer ke Israel.
Aksi serupa juga terjadi di berbagai kota di seluruh dunia, termasuk Berlin, Den Haag, Tunis, Brasilia, Buenos Aires, Roma, Milan, Torino, Firenze, Bologna, Istanbul, Brussels, Jenewa, Athena, dan Kuala Lumpur. Di Italia, serikat buruh menyerukan aksi mogok sebagai bentuk solidaritas, sementara di Turki, mahasiswa menuntut pemutusan hubungan akademik dan ekonomi dengan Israel. Di Brussels, demonstran mendesak Uni Eropa untuk menghentikan aliran dana ke Israel.
Aksi protes ini menunjukkan kemarahan global atas tindakan Israel terhadap warga Palestina di Gaza dan menyerukan pertanggungjawaban atas blokade dan pencegatan bantuan kemanusiaan. Dunia internasional semakin mendesak agar Israel mengakhiri blokade dan membuka akses bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza.
