Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, pada Sabtu, 25 Juli 2026, telah menegaskan kembali komitmen kuat negaranya terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina serta upaya rekonstruksi Gaza. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuannya dengan Menteri Pembangunan Sosial Palestina, Samah Hamad, di sela-sela Pertemuan ke-59 ASEAN Foreign Minister’s Meeting, Post-Ministerial Conferences and Related Meetings (AMM-PMC) di Manila, Filipina.
Menlu Sugiono menekankan bahwa Palestina bukan sekadar negara sahabat, melainkan mitra penting bagi Indonesia. "Wujud dukungan ini tidak hanya melalui konsistensi dukungan politik dan diplomasi di berbagai forum internasional, tetapi juga dalam berbagai bentuk bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina," kata Sugiono, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri RI. Ia secara khusus mengapresiasi semangat gotong royong rakyat Indonesia yang secara sukarela dan berbondong-bondong mengumpulkan bantuan untuk meringankan beban saudara-saudara di Palestina.

Lebih jauh, Menlu Sugiono menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap pemerintah Palestina dalam upaya krusial rekonstruksi Gaza. Ia menambahkan, komitmen ini juga mencakup penguatan kapasitas bagi otoritas Palestina, melengkapi gelombang bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan. "Ini merupakan wujud nyata dukungan Indonesia sebagai mitra sejati Palestina, bukan hanya di atas kertas, melainkan dalam tindakan konkret," tegas Sugiono.
Di sisi lain, Menteri Pembangunan Sosial Palestina, Samah Hamad, dalam kesempatan tersebut memaparkan tantangan berat yang tak henti-hentinya dihadapi rakyat Palestina. Ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas solidaritas dan gelombang bantuan kemanusiaan yang telah diberikan oleh rakyat dan Pemerintah Indonesia. Menteri Hamad secara khusus mengapresiasi inisiatif bantuan yang datang dari kalangan masyarakat sipil dan sektor swasta di Indonesia.
Namun, Hamad juga mengingatkan pentingnya koordinasi penyaluran bantuan dengan Otoritas Palestina. Hal ini, menurutnya, akan memastikan bantuan dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Palestina yang membutuhkan. Palestina juga sangat berharap Indonesia dapat terus memainkan peran strategis di berbagai forum internasional, termasuk dalam mendorong pembukaan akses masuk bantuan kemanusiaan yang masih sering tertahan di perbatasan.
Pertemuan ini sekali lagi menggarisbawahi eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Palestina, serta komitmen abadi Indonesia untuk berdiri bersama Palestina dalam perjuangan mereka menuju kemerdekaan dan pembangunan kembali.
