Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Demo Raksasa di Spanyol: PM Sanchez Didesak Mundur!
Trending Indonesia

Demo Raksasa di Spanyol: PM Sanchez Didesak Mundur!

GunawatiBy Gunawati09-06-2025 - 03.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Demo Raksasa di Spanyol: PM Sanchez Didesak Mundur!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id memberitakan gelombang protes besar yang mengguncang Madrid, Spanyol. Puluhan ribu warga turun ke jalan, menuntut Perdana Menteri Pedro Sanchez mundur dari jabatannya. Aksi demonstrasi yang digagas oposisi ini dipicu oleh skandal korupsi yang menjerat lingkaran dalam pemerintahan Sanchez.

Para demonstran, banyak yang mengibarkan bendera Spanyol, memenuhi Plaza de Espana. Suara lantang "Pedro Sanchez, mundur!" menggema di pusat kota. Partai Rakyat (PP), partai oposisi, menjadi penggerak aksi ini setelah beredarnya rekaman audio yang diduga kuat berisi bukti kampanye kotor yang dilakukan anggota Partai Sosialis, Leire Diez. Rekaman tersebut menyinggung upaya penghambatan penyelidikan terhadap dugaan korupsi yang melibatkan istri, saudara laki-laki, dan mantan tangan kanan Sanchez.

Demo Raksasa di Spanyol: PM Sanchez Didesak Mundur!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Diez membantah tuduhan tersebut, mengklaim sedang melakukan riset untuk buku dan bukan atas perintah partai atau Sanchez. Ia pun telah mengundurkan diri dari Partai Sosialis. Namun, bantahan ini tak mampu meredam amarah publik.

Alberto Nunez Feijoo, pemimpin PP, tak segan menuding pemerintah melakukan "praktik mafia" dan menyebut Sanchez sebagai pusat berbagai skandal korupsi. Ia bahkan mendesak Sanchez untuk segera menggelar pemilihan umum. PP mengklaim lebih dari 100.000 orang ikut serta dalam demonstrasi bertajuk "Mafia atau Demokrasi," sementara pemerintah memperkirakan jumlah peserta antara 45.000 hingga 50.000 orang.

"Pemerintahan ini sudah habis masa berlakunya. Ini melelahkan," ungkap Blanca Requejo, seorang manajer toko berusia 46 tahun yang ikut berdemonstrasi.

Sanchez sendiri membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai "kampanye kotor" dari sayap kanan untuk melemahkan pemerintahannya. Ia naik ke tampuk kekuasaan pada Juni 2018 setelah menggulingkan pendahulunya dari PP, Mariano Rajoy, melalui mosi tidak percaya terkait skandal korupsi. Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan persaingan ketat antara PP dan Partai Sosialis, dengan pemilihan umum berikutnya dijadwalkan pada tahun 2027. Akankah tekanan demonstrasi ini memaksa Sanchez untuk mengambil langkah politik lebih cepat?

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Peringatan Mengejutkan Trump Iran Dalam Bahaya

10-01-2026 - 23.00

Trump Bikin Dunia Bergetar Iran Korut Meksiko Greenland

10-01-2026 - 21.15

Iran Bergejolak Militer Turun Tangan

10-01-2026 - 21.00

Efek Penangkapan Maduro Puluhan Warga Nikaragua Ditahan

10-01-2026 - 18.45

Negeri Es Ini Tak Sudi Jadi Bagian Amerika Serikat

10-01-2026 - 18.00

Pyongyang Murka Drone Mata Mata Terungkap

10-01-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.