Perang saudara Suriah yang berkepanjangan nampaknya akan segera berakhir. Internationalmedia.co.id melaporkan, Israel dan Suriah telah mencapai kesepakatan gencatan senjata setelah serangkaian bentrokan berdarah. Kesepakatan ini disambut baik oleh Turki, Yordania, dan negara-negara tetangga lainnya.
Informasi ini disampaikan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Turki, Tom Barrack, melalui akun X miliknya. Dalam unggahannya, Barrack menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan Presiden Suriah, Ahmed al-Sharaa, telah menyepakati gencatan senjata yang difasilitasi oleh Amerika Serikat, dengan dukungan Turki, Yordania, dan negara-negara di sekitarnya. Barrack juga menyerukan kepada semua pihak yang terlibat, termasuk kelompok Druze, Badui, dan Sunni, untuk meletakkan senjata dan membangun Suriah yang baru dan bersatu.

Gencatan senjata ini merupakan hasil dari upaya diplomasi intensif Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik yang telah menewaskan puluhan orang dan melukai banyak warga sipil. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan bahwa langkah-langkah telah disepakati untuk mengakhiri situasi yang disebutnya "mengerikan".
Ketegangan antara kedua negara meningkat tajam setelah serangan udara Israel ke Damaskus pada Kamis, 17 Juli 2025. Serangan yang melibatkan drone tersebut dilakukan sebagai respons atas bentrokan mematikan antara pejuang Druze dan Bedouin di wilayah selatan Suriah. Televisi pemerintah Suriah melaporkan dua warga sipil terluka akibat serangan tersebut. Israel sendiri menyatakan terus memantau situasi di wilayah tersebut dan siap menghadapi berbagai skenario.
Bentrokan antara Druze dan Bedouin di Suweida, yang mayoritas penduduknya adalah Druze, telah menewaskan puluhan orang sejak Minggu, 13 Juli 2025. Pasukan keamanan Suriah dikerahkan untuk meredakan pertempuran, namun malah terlibat bentrok dengan milisi Druze. Situasi ini kemudian memicu intervensi Israel yang melancarkan serangan udara terhadap pasukan pemerintah Suriah. Israel berjanji akan meningkatkan serangan jika pasukan pemerintah Suriah tidak ditarik dari wilayah Suweida. Namun, dengan tercapainya gencatan senjata, diharapkan konflik bersenjata dapat segera berakhir. Internationalmedia.co.id akan terus memantau perkembangan situasi di Suriah.