Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Belasan Tewas Lebanon Murka Gencatan Senjata Terancam
Trending Indonesia

Belasan Tewas Lebanon Murka Gencatan Senjata Terancam

GunawatiBy Gunawati21-02-2026 - 21.15Tidak ada komentar2 Mins Read3 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Belasan Tewas Lebanon Murka Gencatan Senjata Terancam
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Presiden Lebanon Joseph Aoun melontarkan kecaman keras atas serangan mematikan yang dilancarkan Israel terhadap negaranya pada Jumat lalu, yang mengakibatkan tewasnya 12 warga sipil. Insiden ini terjadi di tengah upaya gencatan senjata yang rapuh dengan kelompok militan Hizbullah yang berbasis di Lebanon.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu (21/2/2026), Aoun menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan "tindakan agresi terang-terangan" yang bertujuan untuk menggagalkan segala upaya diplomatik yang tengah diupayakan oleh Amerika Serikat dan negara-negara lain demi menciptakan stabilitas di kawasan.

Belasan Tewas Lebanon Murka Gencatan Senjata Terancam
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa serangan Israel pada Jumat (20/2) di wilayah selatan dan timur Lebanon telah merenggut nyawa 12 orang, dengan 10 korban di antaranya berada di wilayah timur. Sementara itu, militer Israel mengklaim bahwa mereka telah menargetkan sejumlah militan dari unit rudal Hizbullah di tiga pusat komando berbeda yang berlokasi di daerah Baalbek.

Hizbullah sendiri mengonfirmasi bahwa salah satu komandan mereka tewas dalam serangan tersebut. Menanggapi eskalasi ini, Rami Abu Hamdan, seorang anggota parlemen dari Hizbullah, mendesak pemerintah Lebanon untuk "menangguhkan pertemuan komite multinasional" yang bertugas memantau gencatan senjata, hingga "musuh menghentikan serangannya". Komite yang beranggotakan lima negara, termasuk Washington, dijadwalkan akan bertemu kembali pada minggu depan untuk membahas implementasi gencatan senjata yang telah berlaku sejak November 2024.

Meskipun gencatan senjata telah disepakati, Israel kerap kali melancarkan serangan ke Lebanon, dengan dalih menargetkan Hizbullah, dan terkadang juga sekutu mereka, Hamas. Hizbullah, meskipun dikabarkan melemah pasca-perang dengan Israel, tetap menjadi kekuatan politik signifikan di Lebanon dan memiliki perwakilan di parlemen. Tahun lalu, pemerintah Lebanon telah berkomitmen untuk melucuti senjata kelompok tersebut, dan militer Lebanon bulan lalu menyatakan telah menyelesaikan fase pertama rencana tersebut di wilayah dekat perbatasan Israel. Namun, Israel, yang menuduh Hizbullah kembali mempersenjatai diri, menganggap kemajuan militer Lebanon dalam melucuti senjata kelompok militan itu masih belum memadai.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rahasia Jalur Aman Selat Hormuz Terungkap

22-03-2026 - 03.00

Idulfitri Iran di Tengah Badai Perang

21-03-2026 - 23.30

Iran Terpukul Israel Hantam Jantung Rudal Balistik

21-03-2026 - 23.00

Inggris Izinkan AS Serang Iran dari Pangkalan Militer

21-03-2026 - 21.30

PM Australia Hadapi Amarah Jemaah Idul Fitri

21-03-2026 - 21.15

Horor Pabrik Suku Cadang Korea

21-03-2026 - 21.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.