Friday, 24 May 2024

Search

Friday, 24 May 2024

Search

Bayern Munich Pupuskan Mimpi Arsenal

Selebrasi Joshua Kimmich dan rekannya usai mencetak gol ke gawang Arsenal.

MUNICH Bayern Munich memupuskan mimpi Arsenal di ajang Liga Champions. Pada laga leg kedua babak perempatfinal  di Allianz Arena, Kamis (18/4) dinihari WIB, Bayern menang 1-0 lewat gol Joshua Kimmich. Bayern melaju dengan agregat 3-2.

Bayern mematahkan catatan yang selalu gugur di perempatfinal tiga musim beruntun. Terakhir kali Bayern menembus semifinal adalah musim 2019-2020, saat mereka menjadi juara kompetisi.

Presiden Bayern Munchen, Herbert Hainer, memuji peran pelatih dalam pertandingan leg kedua itu. “Malam ini adalah sebuah kelas master taktik dari Thomas Tuchel,” ujarnya.

Thomas Tuchel, yang sudah dipastikan akan meninggalkan Bayern akhir musim ini, mengakui, timnya bermain hati-hati di awal laga. “Itu adalah permainan catur di babak pertama. Tidak ada yang ingin membuat kesalahan. Semua orang bermain sedikit aman. ada beberapa momen untuk kami, ada beberapa momen untuk Arsenal. Kami mendorong tim di babak pertama untuk menunjukkan sedikit lebih banyak kepribadian, sedikit lebih banyak keberanian. Kami lebih cair dan memainkan babak kedua yang fantastis. Kami layak untuk menang,” kata Tuchel  kepada beIN Sports

Tuchel juga memuji peran suporter. “Selalu lebih baik bermain di depan pendukung sendiri. Dengan setiap tekel dan setiap aksi bagus, Anda mendapatkan dukungan dan itu mengangkat Anda dan memberi Anda angin kedua,” tuturnya. 

Bayern Munchen akan menghadapi Real Madrid di semifinal. Tuchel menyatakan timnya siap meneruskan perjuangan. “Sekarang ini adalah babak semifinal dan semua orang harus melangkah maju, kami harus melangkah maju dan para pendukung harus melangkah maju lagi,” kata dia.

 Kelolosan The Bavarians diiringi torehan yang diukir Tuchel dan Manuel Neuer. Menurut statistik Opta, Tuchel menjadi pelatih Jerman pertama yang mencapai semifinal bersama tiga klub yang berbeda.

Sebelum bersama Bayern, Tuchel lebih dulu meloloskan Paris Saint-Germain ke semifinal kemudian menjadi runner-up Liga Champions 2019/20. Semusim berikutnya, pelatih berusia 50 tahun itu bahkan mengantar Chelsea melangkah ke semifinal, lalu ke final sebelum menjadi juara.

Sementara itu Neuer menciptakan rekor clean sheet. Kiper berusia 38 tahun itu berarti sudah mencetak 58 clean sheet sejak debutnya di Liga Champions pada 2011/12. Ia mematahkan jumlah clean sheet terbanyak sebelumnya, yang diciptakan kiper ikonik Real Madrid Iker Casillas dengan 57 clean sheet. Sedangkan mantan bintang Juventus Gianluigi Buffon menempati peringkat ketiga dengan 52 clean sheet.

Di pihak Arsenal, manajer Mikel  Arteta sangat menyayangkan dua gol yang didapat Bayern pada leg pertama. Seperti diketahui, Beyern dapat gol dari Serge Gnabry karena kesalahan koordinasi pertahanan dan eksekusi penalti Harry Kane.

“Jelas sangat sedih dan kecewa dengan hasil akhirnya. Ini adalah pertandingan dengan margin yang sangat kecil, di leg pertama, kami kebobolan dua gol yang sangat buruk dan itu berdampak besar pada pertandingan tersebut,” kata Arteta yang dikutip dari situs resmi Arsenal.

Meski demikian, Arteta juga memberikan apresiasi ke Die Roten. Raksasa asal Jerman itu dianggap main bagus. “Penghargaan juga untuk lawan, sangat sulit untuk menghancurkan lawan, terutama ketika mereka bermain dengan cara bermain yang tidak pernah mereka lakukan.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media