Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Serangan udara AS ke fasilitas nuklir Iran yang dilakukan Presiden Donald Trump memicu reaksi terbelah di Kongres AS. Internationalmedia.co.id melaporkan, keputusan Trump menyerang tiga fasilitas nuklir Iran, yakni Natanz, Fordow, dan Isfahan, menggunakan pesawat pengebom B-2 dan rudal jelajah, menuai kontroversi besar. Serangan yang dilakukan pada Minggu (22/6/2025) ini, menurut Trump, merupakan serangan yang sangat sukses. Namun, langkah berani Trump ini ternyata tak mendapat dukungan bulat dari parlemen. Partai Republik mayoritas mendukung keputusan presiden mereka, sementara Partai Demokrat mengecam keras tindakan tersebut. Informasi yang diperoleh internationalmedia.co.id menyebutkan, petinggi Partai Republik di Kongres, seperti Ketua DPR Mike Johnson dan pemimpin mayoritas…

Read More

Serangan Amerika Serikat ke tiga fasilitas nuklir Iran menimbulkan pertanyaan besar. Internationalmedia.co.id melaporkan pernyataan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dalam jumpa pers di Pentagon yang mengejutkan banyak pihak. Hegseth menegaskan bahwa serangan tersebut semata-mata bertujuan menghancurkan program nuklir Iran, bukan untuk menggulingkan rezim yang berkuasa. "Kami menghancurkan program nuklir Iran," tegas Hegseth, seperti dikutip dari AFP, Minggu (22/6/2025). Ia menekankan bahwa serangan tersebut tidak menargetkan pasukan atau rakyat Iran. Pernyataan ini muncul sebagai bantahan atas spekulasi yang berkembang luas mengenai motif di balik serangan tersebut. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Hegseth juga menambahkan bahwa Presiden AS Donald Trump hanya menginginkan perdamaian dan…

Read More

Berita mengejutkan datang dari Timur Tengah. Internationalmedia.co.id melaporkan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), JD Vance, memberikan pernyataan mengejutkan terkait serangan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran. Pernyataan Vance ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah AS sedang berperang dengan Iran? Vance menegaskan bahwa AS tidak sedang berperang dengan Iran secara keseluruhan. "Kami tidak berperang dengan Iran. Kami berperang dengan program nuklir Iran," tegasnya kepada CNN, Minggu (22/6/2025). Serangan tersebut, menurutnya, merupakan demonstrasi kekuatan militer AS sekaligus upaya pencegahan. Keputusan untuk menyerang, kata Vance, diambil karena adanya "kesempatan sempit" yang mungkin tidak akan ada lagi dalam waktu dekat. Ia menekankan bahwa menunda serangan akan…

Read More

Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara ke sejumlah fasilitas nuklir Iran. Internationalmedia.co.id melaporkan, tindakan ini menuai kecaman keras dari berbagai negara dan organisasi internasional. Presiden AS Donald Trump, dalam pidato singkatnya, bahkan mengancam akan melakukan serangan lebih lanjut jika Iran tidak mau berdamai. Pernyataan Trump tersebut semakin memanaskan situasi yang sudah tegang. Iran sendiri langsung mengecam keras serangan tersebut. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut serangan AS sebagai agresi militer brutal dan pelanggaran serius hukum internasional. Araghchi menegaskan bahwa AS akan bertanggung jawab atas konsekuensi dari tindakannya. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Kecaman juga datang dari Sekretaris Jenderal PBB, Antonio…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan, dunia tengah menyaksikan dengan nafas tertahan reaksi Iran pasca serangan terhadap tiga fasilitas nuklirnya. Wakil Presiden AS, JD Vance, menyatakan Amerika Serikat sedang memantau ketat langkah selanjutnya yang akan diambil Teheran. Apakah Iran akan membalas serangan tersebut atau justru melanjutkan program nuklirnya? Jawabannya, menurut Vance, akan terlihat dalam 24 jam ke depan. Situasi ini disebut Vance sebagai "momen yang sangat sulit". Pihak AS, lanjutnya, telah menerima beberapa pesan tidak langsung dari Iran melalui berbagai saluran, seperti yang diungkapkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth sebelumnya. Namun, isi pesan tersebut masih dirahasiakan. Vance juga memperingatkan bahwa jika Iran mengganggu pengiriman di…

Read More