Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Internationalmedia.co.id – News melaporkan, junta militer Myanmar dengan tegas membantah telah menargetkan warga sipil dalam serangan udara mematikan terhadap sebuah rumah sakit di Negara Bagian Rakhine. Insiden yang terjadi pada Rabu, 10 Desember lalu ini, diklaim menewaskan sedikitnya 33 orang, namun pihak junta bersikeras bahwa korban bukanlah penduduk biasa melainkan "teroris dan pendukung mereka." Serangan udara tersebut menghantam Rumah Sakit Umum Mrauk-U, yang terletak di wilayah barat Negara Bagian Rakhine, berbatasan langsung dengan Bangladesh. Menurut laporan, sebuah jet militer melancarkan pemboman pada malam hari, menyebabkan kehancuran signifikan dan menimbulkan korban jiwa yang tinggi. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Melalui media resmi…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Pengadilan di Rusia baru-baru ini menjatuhkan hukuman penjara kepada sejumlah hakim senior dan kepala jaksa Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Langkah ini merupakan balasan tegas setelah pengadilan internasional tersebut mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin terkait konflik di Ukraina. Sebelumnya, pada tahun 2023, Jaksa Agung ICC, Karim Khan, mendakwa Putin atas tuduhan mendeportasi anak-anak secara ilegal dari wilayah Ukraina yang diduduki Rusia. Moskow, yang menolak tuduhan tersebut, segera menanggapi dengan membuka kasus hukum terhadap Khan dan para pejabat ICC lainnya. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Dilansir dari Al Arabiya, pengadilan kota Moskow menyatakan bahwa "Jaksa…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, yang menegaskan bahwa operasi militer negaranya terhadap Kamboja akan terus berlanjut. Penegasan ini muncul pada Sabtu (13/12/2025), hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kedua negara tetangga tersebut telah sepakat untuk menghentikan pertempuran setelah panggilan telepon dengannya. "Thailand akan terus melakukan aksi militer hingga kami merasa tidak ada lagi bahaya dan ancaman terhadap tanah dan rakyat kami," kata PM Anutin melalui unggahan di akun Facebook resminya, seperti dilaporkan kantor berita AFP. Pernyataan ini secara langsung membantah klaim damai yang diutarakan Trump, dan…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Kamboja melaporkan bahwa militer Thailand masih melancarkan serangan udara di wilayahnya pada Sabtu (13/12/2025), hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kedua negara tetangga tersebut telah sepakat untuk menghentikan pertempuran. Insiden ini secara langsung mempertanyakan efektivitas upaya diplomatik tingkat tinggi untuk meredakan konflik yang telah menyebabkan sekitar setengah juta orang mengungsi di kedua belah pihak. Kementerian Pertahanan Kamboja, melalui unggahan di media sosial X yang dilansir kantor berita AFP, mengklaim bahwa pada tanggal 13 Desember 2025, dua jet tempur F-16 milik Thailand menjatuhkan tujuh bom pada sejumlah target di wilayah Kamboja. "Pesawat-pesawat…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kabar mengejutkan: Thailand dan Kamboja telah mencapai kesepakatan untuk menghentikan pertempuran sengit di sepanjang perbatasan yang telah lama menjadi sengketa. Pengumuman ini datang setelah serangkaian percakapan telepon yang dilakukan Trump dengan para pemimpin kedua negara, membawa harapan baru di tengah eskalasi konflik. Konflik terbaru di antara dua negara tetangga di Asia Tenggara ini, yang berakar dari perselisihan penetapan batas wilayah sepanjang 800 kilometer sejak era kolonial, telah menelan korban jiwa sedikitnya 20 orang hanya dalam minggu ini. Eskalasi ini juga menyebabkan sekitar setengah juta penduduk di kedua sisi perbatasan terpaksa…

Read More