Internationalmedia.co.id – Kabar baik datang dari Timur Tengah. Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, mengumumkan bahwa 21 aktivis Spanyol yang sempat ditahan oleh Israel terkait misi bantuan kemanusiaan ke Gaza, Global Sumud Flotilla, telah dibebaskan dan dijadwalkan tiba di Spanyol pada hari ini.
"Kami telah mencapai kesepakatan dengan Israel bahwa kelompok pertama yang terdiri dari 21 warga negara Spanyol akan meninggalkan Tel Aviv hari ini dan tiba di Spanyol," ungkap Albares kepada media Spanyol. Pernyataan ini memberikan secercah harapan setelah penahanan yang sempat menimbulkan kekhawatiran.

Armada Global Sumud, yang membawa bantuan kemanusiaan dan aktivis dari berbagai negara termasuk aktivis iklim Greta Thunberg, telah berlayar sejak bulan lalu. Namun, perjalanan mereka terhenti ketika Angkatan Laut Israel melakukan pencegatan pada hari Rabu lalu. Pihak Israel mengklaim bahwa tindakan ini dilakukan untuk mencegah armada tersebut mencapai wilayah Palestina. Lebih dari 400 orang yang berada di kapal kemudian dibawa ke pantai dan ditahan.
Setelah melalui proses negosiasi, sejumlah aktivis yang ditahan mulai dideportasi ke negara asal mereka, termasuk Italia dan Turki. Pemulangan 21 aktivis Spanyol ini menjadi angin segar dan menunjukkan adanya kemajuan dalam upaya pembebasan para aktivis yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut. Albares menambahkan, "Kami telah mendapatkan persetujuan dari otoritas Israel. Semoga tidak ada yang salah di saat-saat terakhir."
