Internationalmedia.co.id – Kabar baik datang dari Doha, Qatar! Pakistan dan Afghanistan sepakat untuk mengakhiri konflik berdarah di perbatasan mereka. Kesepakatan gencatan senjata ini dicapai dalam perundingan yang difasilitasi di Doha, dengan harapan membuka jalan bagi perdamaian abadi antara kedua negara bertetangga.
Kementerian Luar Negeri Qatar mengumumkan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk segera melakukan gencatan senjata dan membentuk mekanisme untuk menjaga stabilitas di masa depan. Pertemuan lanjutan dijadwalkan dalam beberapa hari mendatang untuk memastikan gencatan senjata ini benar-benar terlaksana.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, melalui media sosialnya, mengkonfirmasi kesepakatan tersebut dan menambahkan bahwa pertemuan lanjutan akan diadakan di Istanbul pada 25 Oktober. Asif menekankan bahwa terorisme yang berasal dari wilayah Afghanistan dan menyasar Pakistan harus dihentikan. Kedua negara juga berkomitmen untuk saling menghormati kedaulatan masing-masing.
Juru bicara Afghanistan, Zabihullah Mujahid, juga mengamini kesepakatan ini. Melalui akun X-nya, Mujahid menyatakan bahwa kedua negara sepakat untuk tidak melakukan tindakan permusuhan satu sama lain, serta tidak akan mendukung kelompok-kelompok yang menyerang Pemerintah Pakistan.
Kesepakatan ini disambut baik setelah konflik berdarah di perbatasan yang menewaskan puluhan tentara dan warga sipil. Sebelumnya, serangan udara Pakistan yang menewaskan setidaknya 10 warga Afghanistan mengakhiri gencatan senjata sementara yang sempat menghentikan pertempuran selama 48 jam. Diharapkan, kesepakatan baru ini akan menjadi langkah awal menuju perdamaian yang langgeng antara Pakistan dan Afghanistan.
