Lima nyawa melayang dalam insiden mengerikan di Jalur Gaza, ketika sebuah sekolah yang berfungsi sebagai tempat pengungsian diserang oleh tentara Israel. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Badan Pertahanan Sipil Gaza mengonfirmasi tragedi ini, yang terjadi baru-baru ini dan menambah daftar panjang korban konflik di wilayah tersebut.
Menurut Mahmud Bassal, juru bicara Badan Pertahanan Sipil Gaza, penembakan brutal tersebut menghantam ‘Sekolah Martir Gaza’ yang berlokasi di lingkungan Tuffah, sebelah timur Kota Gaza. Bassal secara spesifik menyatakan, "Lima martir telah ditemukan sebagai akibat dari penembakan Israel terhadap tempat perlindungan di Sekolah Martir Gaza." Insiden ini diungkapkan kepada AFP, Sabtu (20/12/2025), oleh pihak berwenang Gaza.

Menanggapi insiden tersebut, militer Israel mengeluarkan pernyataan pembelaan. Mereka mengklaim bahwa tindakan penembakan dilakukan terhadap "individu-individu yang mencurigakan" dengan tujuan "menghilangkan ancaman." Pihak militer Israel juga menambahkan bahwa mereka "menyadari klaim mengenai korban jiwa di daerah tersebut, dan detailnya sedang ditinjau."
Insiden ini kembali menyoroti bahaya yang terus-menerus mengancam warga sipil di Jalur Gaza, bahkan di lokasi yang seharusnya menjadi tempat aman dan perlindungan. Konflik yang berkepanjangan terus memakan korban jiwa, terutama di kalangan mereka yang paling rentan.
