Internationalmedia.co.id – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dengan nada berapi-api mengecam keras ancaman militer yang dilayangkan Amerika Serikat (AS). Ia menegaskan bahwa Venezuela lebih memilih untuk tidak berdamai daripada harus tunduk dan menjadi "budak" di bawah dominasi asing. Maduro menyoroti peningkatan drastis kehadiran militer AS di sekitar wilayahnya selama 22 pekan terakhir sebagai bentuk provokasi yang nyata.
Perampokan Rumah Mantan Presiden Prancis, Dua Pria Aljazair Ditangkap

Dua pria berkewarganegaraan Aljazair telah ditahan dan didakwa di Prancis atas dugaan perampokan kediaman mantan Presiden Francois Hollande di Paris. Pihak kejaksaan Paris mengonfirmasi penahanan kedua tersangka yang berusia awal 30-an tersebut pada Jumat pekan lalu.
Ukraina Terpukul! Rusia Klaim Rebut Pusat Logistik Militer Utama
Kabar buruk bagi Ukraina datang dari medan perang. Pemerintah Rusia mengklaim telah berhasil merebut dua kota strategis, yaitu Pokrovsk, yang merupakan pusat logistik militer utama bagi pasukan Ukraina di wilayah timur, dan Vovchansk, kota yang terletak di timur laut negara tersebut. Klaim ini diumumkan langsung oleh Kremlin melalui saluran Telegram pada Senin (1/12).
Banjir Landa Asia, Raja Charles Sampaikan Duka Mendalam untuk Indonesia
Raja Charles III menyampaikan ungkapan duka cita mendalam atas bencana banjir dahsyat yang melanda sejumlah negara di Asia Selatan dan Tenggara, termasuk Indonesia. Melalui akun Instagram resmi keluarga kerajaan, Raja Charles mengungkapkan kesedihannya atas kerusakan parah yang disebabkan oleh siklon tropis dan hujan deras yang berkepanjangan.
Krisis Keamanan Memburuk, Menteri Pertahanan Nigeria Mundur dari Jabatan
Di tengah gelombang penculikan massal yang meresahkan, Menteri Pertahanan Nigeria, Mohammed Badaru Abubakar, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan. Kantor kepresidenan Nigeria mengumumkan pengunduran diri Abubakar pada Senin (1/12), setelah Presiden Bola Tinubu menetapkan "darurat keamanan nasional" untuk mengatasi krisis penculikan yang menimpa ratusan orang, terutama anak-anak sekolah.

