Internationalmedia.co.id – Ukraina meningkatkan pertahanan di kota Pokrovsk, wilayah Donetsk, dengan mengerahkan pasukan khusus di tengah gempuran masif dari tentara Rusia. Langkah ini diambil untuk menghalau pasukan musuh yang terus berupaya merebut kota strategis tersebut.
Pokrovsk, yang menjadi jalur pasokan krusial bagi militer Ukraina, telah menjadi target utama Moskow selama lebih dari setahun. Laporan menyebutkan ratusan tentara Rusia telah menyusup ke pusat logistik kota, sementara pasukan lain mendekat dari pinggiran, menciptakan gerakan menjepit yang mengkhawatirkan.

Panglima Tertinggi Ukraina, Oleksandr Syrsky, menegaskan bahwa operasi besar-besaran sedang berlangsung untuk menghancurkan dan mengusir pasukan Rusia dari Pokrovsk. "Atas perintah saya, kelompok gabungan Pasukan Operasi Khusus beroperasi di kota ini," tulis Syrsky di akun Facebooknya.
Kehadiran pasukan khusus, yang terlatih untuk operasi rahasia dan peperangan non-konvensional, diharapkan dapat memberikan perlawanan yang signifikan terhadap invasi Rusia. Video yang beredar di media sosial menunjukkan aktivitas helikopter di atas Pokrovsk, sementara rekaman drone Rusia memperlihatkan personel yang diturunkan dari helikopter di sebuah lapangan.
Syrsky mengakui tekanan berat yang dihadapi Pokrovsk dari "kelompok musuh berkekuatan ribuan orang," namun membantah klaim bahwa Moskow telah mengepung pusat logistik kota. Ia meyakinkan bahwa segala upaya dilakukan untuk memastikan kelancaran logistik bagi pasukan Ukraina di garis depan. Situasi di Pokrovsk terus menjadi perhatian utama, dengan kedua belah pihak terlibat dalam pertempuran sengit untuk menguasai kota strategis ini.
