Internationalmedia.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kenya barat memicu bencana tanah longsor yang memilukan. Menteri Dalam Negeri Kenya, Kipchumba Murkomen, mengumumkan bahwa 21 orang telah ditemukan tewas dan 30 lainnya masih dinyatakan hilang akibat kejadian tersebut.
Longsor dahsyat ini terjadi pada hari Sabtu (1/11) waktu setempat, menghancurkan rumah-rumah dan menimbun warga. "Kami telah mengonfirmasi hilangnya 21 nyawa akibat tragedi ini," ungkap Murkomen melalui akun media sosialnya.

Pemerintah Kenya saat ini tengah berupaya keras mencari dan menyelamatkan korban yang masih hilang. Namun, operasi pencarian dan penyelamatan terpaksa dihentikan sementara karena kondisi yang tidak memungkinkan. Keluarga korban diliputi kesedihan dan kecemasan, berharap ada keajaiban di tengah musibah ini. Bencana ini menjadi pengingat akan kerentanan wilayah tersebut terhadap dampak perubahan iklim dan perlunya upaya mitigasi yang lebih serius.
