Internationalmedia.co.id – Sebuah ledakan mengguncang pusat perbelanjaan yang ramai di kota pelabuhan Guayaquil, Ekuador, pada Selasa (14/10) waktu setempat. Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Pihak kepolisian masih melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab ledakan yang mengguncang kawasan bisnis, restoran, dan hotel di area kelas menengah tersebut.
Ledakan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekerasan terkait perdagangan narkoba di Ekuador, yang menjadi perhatian serius di Amerika Latin. Saksi mata, Samantha Vera, mengungkapkan bahwa dirinya berada sangat dekat dengan lokasi ledakan. "Kami lari karena takut terjadi hal lain. Kami kaget," ujarnya kepada AFP.

Claudia Quimi, pemilik salon yang berlokasi dekat dengan tempat kejadian, menggambarkan bagaimana jendela-jendela kaca bergetar akibat "ledakan yang mengerikan." Ekuador kini menjadi pusat perdagangan kokain global, dengan berbagai kartel dan mafia yang bersaing ketat untuk memperebutkan kekuasaan.
Kekerasan dan kekacauan seperti ledakan ini semakin sering terjadi di Guayaquil, di mana pembunuhan, pemerasan, perampokan, dan kejahatan lainnya meningkat tajam. Lokasi pesisir kota yang strategis menjadikannya pusat perdagangan narkoba dan aktivitas ilegal lainnya.
Bulan lalu, ledakan juga terjadi di luar sebuah penjara di Guayaquil, beberapa hari setelah kerusuhan di penjara lain yang menewaskan 13 narapidana dan seorang penjaga di wilayah lain Ekuador. Hingga Agustus tahun ini, lebih dari 5.200 kasus pembunuhan telah tercatat di Ekuador, dengan sepertiga di antaranya terjadi di Guayaquil, kota berpenduduk 2,8 juta jiwa yang merupakan pusat komersial negara tersebut.
