Internationalmedia.co.id – Otoritas Turki baru saja menggemparkan dunia dengan penangkapan dua individu yang diduga kuat terlibat dalam kegiatan spionase untuk badan intelijen Israel, Mossad. Penangkapan ini merupakan hasil operasi gabungan yang melibatkan Organisasi Intelijen Nasional (MIT), Kantor Jaksa Penuntut Umum Istanbul, dan Departemen Kepolisian Istanbul.
Kedua tersangka, yang berprofesi sebagai detektif swasta dan pengacara, dituduh telah membocorkan informasi sensitif kepada agen-agen intelijen Israel. Identitas mereka adalah Serkan Cicek, yang diduga bekerja langsung untuk Mossad, dan Tugrulahan Dip, yang dituduh menjual informasi kepada detektif yang terkait dengan Mossad.

Menurut keterangan pihak berwenang Turki, Cicek, yang juga dikenal sebagai Muhammet Fatih Kelas, menjalankan sebuah kantor detektif swasta dan melakukan pengintaian di Istanbul terhadap seorang aktivis Palestina atas permintaan agen Mossad. Imbalan yang diterimanya untuk tugas tersebut mencapai US$ 4.000 dalam bentuk mata uang kripto.
Sementara itu, Dip dituduh memberikan data pribadi dari catatan publik kepada para detektif demi keuntungan finansial. Ia juga diduga mendukung aktivitas spionase Cicek dan mata-mata lainnya. Lebih lanjut, Cicek diketahui pernah bekerja sama dengan Musa Kus, yang telah divonis 19 tahun penjara karena menjadi mata-mata Israel.
Setelah menjalani interogasi oleh jaksa, kedua tersangka dihadapkan ke pengadilan pidana perdamaian dan kemudian ditahan atas dakwaan "memperoleh informasi rahasia negara untuk spionase politik atau militer". Kasus ini masih terus bergulir dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah Turki.
