Internationalmedia.co.id melaporkan, serangan udara dan darat besar-besaran yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza kembali menelan korban jiwa. Sedikitnya 15 warga Palestina tewas dalam rentetan serangan yang terjadi pada Rabu (24/9) waktu setempat. Korban tewas termasuk beberapa anak-anak, menambah daftar panjang tragedi kemanusiaan di wilayah tersebut.
Juru bicara otoritas pertahanan sipil Gaza, Mahmud Bassal, mengungkapkan rincian mengerikan dari serangan tersebut kepada AFP. Tujuh orang, sebagian besar anak-anak, tewas dan banyak lainnya luka-luka akibat tiga serangan udara yang menghantam gudang milik pemerintah Kota Gaza dan tenda-tenda pengungsi di area Pasar Firas. Tragedi ini semakin mempertebal kesedihan warga yang telah kehilangan tempat tinggal dan hidup dalam kepungan konflik.

Bassal menambahkan, tiga korban tewas lainnya ditemukan di lokasi berbeda di Kota Gaza. Dua di antaranya ditemukan tewas di sebuah apartemen di Jalan Al-Sahaba, sementara satu lainnya ditemukan tewas di area Pasar Al-Yarmouk. Di wilayah tengah Jalur Gaza, empat orang dilaporkan tewas dan luka-luka akibat serangan helikopter terhadap sebuah rumah di area Nuseirat. Satu korban tewas lainnya ditemukan di area Nuseirat bagian utara akibat serangan udara Israel.
Serangan-serangan ini terjadi di tengah laporan terbaru dari PBB yang menuduh Israel melakukan genosida di Jalur Gaza. Laporan tersebut bahkan menyebut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pejabat senior Israel lainnya telah menghasut genosida. Tuduhan serius ini langsung dibantah oleh Israel yang menyebut penyelidikan PBB sebagai distorsi fakta. Ironisnya, serangan terbaru ini terjadi hanya beberapa waktu setelah PBB secara resmi menetapkan adanya kelaparan di beberapa daerah di Jalur Gaza.
Konflik yang telah berlangsung hampir dua tahun ini telah menewaskan sedikitnya 65.382 orang, sebagian besar warga sipil, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza yang dianggap kredibel oleh PBB. Kehancuran di Jalur Gaza semakin meluas, meninggalkan jejak kepiluan yang mendalam bagi penduduknya.
