Aksi solidaritas Palestina yang luar biasa terjadi di Berlin, Jerman. Internationalmedia.co.id melaporkan, sekitar 12.000 warga Berlin turun ke jalan Sabtu lalu, berkumpul di depan Gerbang Brandenburg untuk menyampaikan tuntutan keras mereka. Demonstrasi besar-besaran ini menuntut penghentian segera apa yang mereka sebut sebagai "genosida di Gaza" dan mendesak penghentian pengiriman senjata ke Ukraina.
Angka peserta demonstrasi ini, menurut kepolisian Berlin, mencapai 12.000 orang. Namun, Partai sayap kiri ekstrem BSW, penyelenggara aksi, mengklaim jumlahnya mencapai 20.000. Apapun jumlah pastinya, demonstrasi ini disebut sebagai salah satu aksi pro-Palestina terbesar di Jerman dalam beberapa bulan terakhir. Suasana demonstrasi dipenuhi oleh kecaman keras terhadap serangan Israel di Jalur Gaza.

Salah satu peserta, Marie Atwan, seorang mahasiswi berusia 20 tahun yang datang dari Hamburg, menyatakan keprihatinannya. Ia menuntut penghentian total pengiriman senjata Jerman ke Israel. Menurutnya, keengganan Jerman untuk melarang penjualan senjata tersebut sama artinya dengan mendukung "genosida di Gaza". Perlu diketahui, Kanselir Jerman, Friedrich Merz, telah mengumumkan embargo senjata sebagian pada Agustus lalu, menyatakan Jerman akan menghentikan ekspor peralatan militer yang berpotensi digunakan di Jalur Gaza. Namun, aksi ini menunjukkan bahwa langkah tersebut belum cukup bagi para demonstran. Mereka menginginkan tindakan yang lebih tegas dan menyeluruh.
