Serangan hiu mematikan kembali terjadi di perairan Sydney, Australia. Internationalmedia.co.id melaporkan, insiden nahas ini menewaskan seorang peselancar pada Sabtu (6/9) pagi. Polisi New South Wales (NSW) menyatakan korban meninggal dunia di Northern Beaches akibat gigitan hiu yang diperkirakan berukuran besar.
Pihak berwenang menemukan dua bagian papan selancar di lokasi kejadian dan kini tengah diuji untuk membantu mengidentifikasi jenis hiu yang terlibat dalam serangan tersebut. Foto-foto yang beredar di media lokal menunjukkan kesigapan petugas kepolisian dan ambulans di sekitar pantai.

Korban diketahui tengah berselancar di area yang jauh dari pengawasan petugas pantai, menurut keterangan Surf Life Saving NSW. Akibatnya, sejumlah pantai di antara Manly dan Narrabeen ditutup selama minimal 24 jam sebagai tindakan pencegahan. Steven Pearce, kepala eksekutif Surf Life Saving NSW, menghimbau masyarakat untuk menjauhi perairan di sekitar pantai-pantai tersebut dan mengikuti arahan petugas. Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
Semua aktivitas dan pelatihan air di klub penyelamat pantai sekitar dibatalkan untuk akhir pekan ini. Insiden ini merupakan serangan hiu fatal pertama di Sydney sejak tahun 2022, ketika seorang instruktur selam asal Inggris tewas di Little Bay. Serangan fatal terakhir sebelum 2022 terjadi jauh lebih lampau, yakni pada tahun 1963.
ABC, media publik Australia, melaporkan penggunaan drone untuk memantau aktivitas hiu di perairan tersebut. Seorang peselancar yang menyaksikan kejadian tersebut kepada Daily Telegraph Sydney menuturkan bahwa korban diserang secara brutal dan ditarik keluar dari air oleh beberapa peselancar lainnya.
Data menunjukkan lebih dari 1.280 serangan hiu terjadi di seluruh Australia sejak tahun 1791, dengan lebih dari 250 kasus berujung kematian. Tragedi ini kembali mengingatkan akan bahaya yang mengintai di perairan Australia dan pentingnya kewaspadaan bagi para peselancar dan pengunjung pantai.
