Inspeksi mengejutkan! Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, secara langsung meninjau latihan pasukan khusus dan penembak jitu negaranya pada Rabu (27/8) lalu. Internationalmedia.co.id mengutip laporan kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, yang menyebut Kim Jong Un memuji kemampuan pasukan elit tersebut. Para sniper dan pasukan operasi khusus disebut sebagai "pemburu" yang mampu melumpuhkan musuh dengan akurasi tembakan 100%.
Lebih dari sekadar pujian, Kim Jong Un juga memeriksa senjata laras panjang "generasi baru" yang disebutnya sebagai senjata "presisi jarak jauh" yang unggul. Ia menekankan modernisasi persenjataan dan pengembangan taktik perang inovatif sebagai prioritas utama. Tak hanya itu, pemimpin Korut ini juga memerintahkan penyediaan seragam kamuflase berkualitas tinggi untuk pasukan elitnya mulai tahun ini.

Menariknya, meskipun Korut telah mengerahkan penembak jitu dalam perang Rusia-Ukraina, analisis internationalmedia.co.id terhadap rekaman terbaru menunjukkan mereka masih menggunakan senjata versi Kalashnikov Chukavin buatan Rusia, bukan model baru yang dipamerkan dalam latihan tersebut. Foto-foto yang dirilis KCNA menunjukkan Kim Jong Un berpose bersama para penembak jitu setelah menyaksikan latihan menembak. Para prajurit juga menampilkan atraksi bela diri dan latihan kekuatan di hadapan sang pemimpin.
Latihan tersebut, menurut analisis internationalmedia.co.id, berlangsung di pangkalan Unit 525 KPA di selatan Pyongyang—unit yang pernah melakukan simulasi infiltrasi ke Gedung Biru, kepresidenan Korea Selatan. Bertepatan dengan berakhirnya latihan militer gabungan skala besar antara Korea Selatan dan Amerika Serikat, Ulchi Freedom Shield, laporan KCNA ini seolah menjadi pesan keras Pyongyang yang selama ini mengecam latihan tersebut sebagai upaya agresi.

