Berita duka kembali datang dari Afghanistan. Internationalmedia.co.id melaporkan setidaknya 25 nyawa melayang dan 27 lainnya cedera akibat kecelakaan bus yang terbalik di wilayah timur negara tersebut, Rabu (27/8). Insiden ini terjadi hanya seminggu setelah kecelakaan lalu lintas paling mematikan di Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir menewaskan puluhan orang.
Menurut juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Abdul Mateen Qani, kecelakaan tersebut disebabkan kelalaian pengemudi. Bus nahas itu terguling di jalan raya dekat Kabul menuju Kandahar. Qani menambahkan, para korban luka tengah dirawat di rumah sakit, namun belum ada rincian lebih lanjut mengenai tingkat keparahan cedera mereka.

Afghanistan memang dikenal dengan tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Kondisi jalan yang rusak akibat konflik berkepanjangan, perilaku mengemudi yang ugal-ugalan, dan minimnya regulasi menjadi faktor utama penyebabnya. Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan maut di negara tersebut. Sebelumnya, pada Selasa (19/8), sebuah kecelakaan bus di Provinsi Herat menewaskan 78 orang, termasuk anak-anak. Insiden itu bahkan disebut sebagai kecelakaan terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Pada Desember tahun lalu, dua kecelakaan bus lainnya juga menelan korban jiwa hingga mencapai 52 orang. Bencana demi bencana ini seakan tak henti-hentinya menerpa Afghanistan.

