Reaksi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas insiden penembakan massal di sebuah sekolah Katolik di Minneapolis, Minnesota, menjadi sorotan. Internationalmedia.co.id melaporkan, Trump menyatakan telah menerima laporan lengkap mengenai peristiwa mengerikan tersebut melalui unggahan di media sosial Truth Social. Ia menyebut Biro Investigasi Federal (FBI) telah langsung merespon dan berada di lokasi kejadian. Trump juga menyampaikan akan terus memantau perkembangan investigasi.
Gubernur Minneapolis, Tim Walz, melalui platform X (sebelumnya Twitter), juga mengonfirmasi adanya penembakan di Sekolah Katolik Annunciation. Walz mengungkapkan rasa duka dan berdoa untuk keselamatan para siswa dan guru yang terdampak peristiwa kekerasan tersebut. Ia menambahkan akan terus memberikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan situasi.

Berdasarkan laporan ABC News, insiden penembakan yang terjadi pada pagi hari waktu setempat telah mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka. Pihak berwenang menyatakan pelaku telah berhasil diatasi dan tidak ada ancaman aktif lagi bagi masyarakat. Sekolah Katolik Annunciation sendiri menampung siswa dari pra-TK hingga kelas delapan. Kesaksian orang tua siswa menggambarkan kepanikan dan kekhawatiran yang melanda saat kejadian. Salah satu orang tua menceritakan bagaimana ia dan keluarganya menunggu kabar keselamatan keponakannya yang bersekolah di sana.

