Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rohingya: Beban Bangladesh, Tanggung Jawab Dunia?
Trending Indonesia

Rohingya: Beban Bangladesh, Tanggung Jawab Dunia?

GunawatiBy Gunawati26-08-2025 - 04.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rohingya: Beban Bangladesh, Tanggung Jawab Dunia?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan, krisis kemanusiaan yang menimpa pengungsi Rohingya di Bangladesh kembali menjadi sorotan. Muhammad Yunus, pemimpin sementara Bangladesh, menyerukan tanggung jawab moral dunia untuk mengakhiri tragedi kemanusiaan ini. Lebih dari satu juta warga Rohingya kini mendiami kamp-kamp pengungsi di Cox’s Bazar, Bangladesh, sebuah angka yang menurut Yunus telah mencapai 1,3 juta jiwa, menjadikan kamp tersebut sebagai "kamp pengungsi terbesar di dunia".

Yunus, peraih Nobel Perdamaian, menekankan bahwa konferensi bantuan di Cox’s Bazar bertujuan untuk meringankan penderitaan para pengungsi dan memfasilitasi kepulangan mereka ke Myanmar secara sukarela, cepat, dan berkelanjutan. Namun, arus pengungsi Rohingya yang terus berdatangan akibat penindasan di Myanmar, dibarengi dengan menipisnya bantuan internasional, semakin memperburuk situasi.

Rohingya: Beban Bangladesh, Tanggung Jawab Dunia?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Adalah tanggung jawab moral kita untuk menghentikan pembersihan etnis terhadap seluruh penduduk Rohingya," tegas Yunus, seperti dikutip dari kantor berita AFP pada Senin (25/8/2025). Ia menyatakan bahwa beban krisis ini bukan hanya tanggung jawab Bangladesh, melainkan juga komunitas internasional. Selama delapan tahun terakhir, Bangladesh, khususnya masyarakat Cox’s Bazar, telah menanggung beban yang luar biasa, berdampak signifikan pada ekonomi, lingkungan, dan ekosistem. Yunus menyatakan bahwa Bangladesh telah mengerahkan segala upaya, namun tak mampu mengatasi krisis ini sendirian. Ia menegaskan, akar masalah terletak di Myanmar, dan solusi pun harus dicari di sana.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Minibus Rusia Dihantam Ukraina

30-04-2026 - 03.15

Perang Iran Telan Biaya Fantastis Ratusan Triliun Rupiah

30-04-2026 - 03.00

Gencatan Senjata Berdarah Israel Terus Gempur Lebanon

29-04-2026 - 23.45

London Berdarah Israel Marah Besar

29-04-2026 - 23.30

Konflik Timur Tengah Picu Bencana Kemiskinan Dunia

29-04-2026 - 23.15

Geger Pria India Bawa Kerangka ke Bank

29-04-2026 - 23.00
Leave A Reply Cancel Reply

Footer Logo - 48 Media Partners

MEDIA PARTNERS

bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

MORE MEDIA PARTNERS โ†’ SWIPE TO EXPLORE

cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.