Internationalmedia.co.id memberitakan penolakan masuknya Wali Kota Barcelona, Jaume Collboni, ke Israel. Kunjungan yang telah direncanakan sebelumnya itu dibatalkan menyusul keputusan pemerintah kota Barcelona untuk memutuskan hubungan dengan Israel. Keputusan ini diambil sebagai respons atas konflik berdarah di Jalur Gaza.
Kementerian Dalam Negeri Israel, seperti yang dikutip oleh Yedioth Ahronoth dan Anadolu Agency pada Senin (25/8/2025), menyatakan Collboni dilarang memasuki negara tersebut. Larangan ini, menurut laporan, disebabkan oleh pernyataan-pernyataan Collboni yang dianggap menentang Israel dan resolusi dewan kota Barcelona pada Mei lalu yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel. Resolusi tersebut merupakan reaksi atas apa yang disebut sebagai kejahatan perang Israel terhadap warga sipil Gaza, setahun setelah Spanyol secara resmi mengakui negara Palestina (Mei 2024).

Rencana kunjungan Collboni, termasuk kunjungan ke Yad Vashem di Yerusalem Timur dan pertemuan dengan pejabat Otoritas Palestina, kini batal. Channel 12, media Israel lainnya, turut mengabarkan hal ini. Dalam beberapa bulan terakhir, Israel memang telah melarang sejumlah pejabat dan aktivis Barat yang menunjukkan dukungan kepada Palestina dan mengkritik tindakan militer Israel di Gaza.
Konflik di Jalur Gaza sendiri telah berlangsung sejak Oktober 2023, dimulai dengan serangan Hamas terhadap Israel. Balasan Israel berupa serangan udara intensif di Gaza telah mengakibatkan korban jiwa yang sangat besar. Data Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan lebih dari 62.686 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, tewas. Situasi ini semakin diperparah dengan deklarasi PBB tentang bencana kelaparan di Gaza, yang ditolak mentah-mentah oleh Israel.

