Pembicaraan rahasia antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un terungkap sebelum pertemuan puncak Putin dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Alaska. Internationalmedia.co.id mengutip laporan Reuters dan KCNA yang mengonfirmasi percakapan telepon tersebut. Kremlin menyatakan Putin memberi Kim informasi terkini mengenai rencana pembicaraan dengan Trump. Namun, KCNA, kantor berita resmi Korut, hanya menyebutkan pembahasan perkembangan hubungan bilateral kedua negara berdasarkan perjanjian kemitraan strategis yang disepakati tahun lalu.
Kedua pemimpin, menurut KCNA, menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama di masa depan. Yang menarik, Putin disebut menyampaikan apresiasi atas bantuan Korut dalam "membebaskan" wilayah Kursk, Rusia. Putin juga memuji keberanian dan pengorbanan tentara Korut dalam konflik Ukraina. Laporan intelijen Korea Selatan sebelumnya menyebutkan lebih dari 10.000 tentara Korut telah dikirim ke Rusia untuk mendukung operasi militer di wilayah barat, dengan kemungkinan pengerahan pasukan tambahan.

Pertemuan Trump-Putin di Alaska, yang dijadwalkan Jumat (15/8), akan fokus pada perang Ukraina. Trump berupaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak invasi Rusia Februari 2022. Percakapan telepon Putin-Kim sebelum pertemuan tersebut menimbulkan spekulasi mengenai peran Korut dalam konflik dan implikasinya bagi negosiasi perdamaian yang akan dibahas Trump dan Putin. Apakah bantuan Korut akan menjadi bagian dari perundingan? Pertanyaan ini masih menjadi misteri.

