Internationalmedia.co.id melaporkan serangkaian peristiwa internasional yang menghebohkan dunia. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menggemparkan dunia dengan perintah pengerahan dua kapal selam nuklir pada Jumat (1/8) waktu setempat. Langkah drastis ini merupakan eskalasi dari perselisihan di media sosial dengan Dmitry Medvedev, mantan Presiden Rusia yang kini menjabat Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia. Perselisihan yang awalnya berupa perang kata-kata, memanas setelah Medvedev mengingatkan Trump akan kemampuan nuklir Rusia sebagai opsi terakhir.
Bukan hanya itu, konflik di Timur Tengah juga semakin memanas. Militer Israel berhasil mencegat rudal yang ditembakkan oleh kelompok pemberontak Houthi dari Yaman. Houthi mengklaim menargetkan bandara Ben Gurion dengan rudal balistik hipersonik ‘Palestina 2’. Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menegaskan bahwa perang di Gaza tidak akan berakhir sebelum sandera yang ditawan Hamas dibebaskan.

Di benua Amerika, kemarahan warga Brasil memuncak. Mereka membakar patung Trump sebagai protes atas tarif perdagangan 50% yang diberlakukan oleh pemerintah AS. Aksi protes yang terjadi di Brasilia, Sao Paulo, dan Rio de Janeiro ini, meski diikuti sedikit orang, menunjukkan gelombang penolakan terhadap kebijakan ekonomi Trump. Ketegangan internasional semakin meningkat, menciptakan situasi global yang penuh ketidakpastian.

