Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Ramalan Manga Picu Kepanikan, Turis Batal ke Jepang?
Trending Indonesia

Ramalan Manga Picu Kepanikan, Turis Batal ke Jepang?

GunawatiBy Gunawati05-07-2025 - 04.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Ramalan Manga Picu Kepanikan, Turis Batal ke Jepang?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ramalan gempa dahsyat di Jepang yang beredar luas di media sosial, khususnya Internationalmedia.co.id melaporkan, berasal dari sebuah manga berjudul "The Future I Saw", telah membuat heboh. Bahkan, isu ini sampai membuat turis membatalkan rencana perjalanan mereka ke Negeri Sakura.

Awalnya, Jepang menikmati rekor jumlah kunjungan wisatawan pada April lalu, mencapai 3,9 juta orang. Namun, angka tersebut menurun drastis di bulan Mei. Data terbaru menunjukkan penurunan kedatangan wisatawan dari Hong Kong hingga 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hong Kong, yang dikenal dengan budaya masyarakatnya yang cukup percaya takhayul, menjadi pusat penyebaran rumor ini.

Ramalan Manga Picu Kepanikan, Turis Batal ke Jepang?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Steve Huen dari agen perjalanan EGL Tours di Hong Kong, menjelaskan bahwa prediksi bencana besar dalam manga tersebut, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1999 dan dicetak ulang pada 2021, berdampak signifikan terhadap bisnisnya. Penjualan paket wisata ke Jepang anjlok hingga separuhnya. Huen menambahkan bahwa pemberian diskon dan asuransi gempa bumi pun hanya mampu mencegah penurunan yang lebih parah.

Seorang warga Hong Kong, Branden Choi (28), mengaku ragu untuk mengunjungi Jepang pada Juli dan Agustus karena ramalan tersebut. Ia bahkan berencana menunda perjalanan hingga September.

Ryo Tatsuki, sang penulis manga "The Future I Saw", telah angkat bicara. Melalui pernyataan resmi penerbitnya, Tatsuki menegaskan dirinya bukanlah seorang peramal. Ia mengakui edisi pertama manganya memang memperingatkan bencana besar pada Maret 2011, bertepatan dengan gempa bumi, tsunami, dan bencana nuklir yang menghantam Jepang. Namun, ia membantah keras prediksi bencana besar pada 5 Juli 2025.

Profesor Robert Geller dari Universitas Tokyo, pakar seismologi yang berpengalaman sejak 1971, menegaskan bahwa memprediksi gempa bumi secara ilmiah pun mustahil. Menurutnya, tak ada prediksi gempa yang pernah akurat dalam sejarah. Jepang, yang terletak di Cincin Api Pasifik, memang rawan gempa. Baru-baru ini, lebih dari 900 gempa bumi, sebagian besar bermagnitudo kecil, terjadi di selatan Kyushu. Namun, hal ini tidak membuktikan kebenaran ramalan manga tersebut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

18-04-2026 - 10.00

Menteri Israel Murka Gencatan Senjata Trump

18-04-2026 - 07.15

Trump Bongkar Cara AS Dapatkan Nuklir Iran

18-04-2026 - 07.00

Lebanon Bukan Lagi Medan Perang Siapapun

18-04-2026 - 03.45

Selat Hormuz Memanas Iran Beri Ultimatum

18-04-2026 - 03.00

Perintah Mengejutkan Trump Guncang Timur Tengah

17-04-2026 - 23.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.