Data mengerikan datang dari Gaza. Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan angka korban jiwa akibat serangan Israel yang terus meningkat drastis. Dalam 24 jam terakhir saja, 138 warga Palestina tewas dan 452 lainnya mengalami luka-luka serta membutuhkan perawatan medis segera. Situasi ini semakin memprihatinkan karena 62 dari 138 korban meninggal dunia saat berupaya mencari pertolongan.
Kondisi di lapangan semakin mencekam. Banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan, dan petugas penyelamat kesulitan menjangkau mereka. Serangan Israel yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 telah menelan korban jiwa lebih dari 57.268 warga Palestina dan melukai lebih dari 135.625 lainnya. Angka ini bahkan semakin bertambah sejak pelanggaran gencatan senjata pada 18 Maret lalu, dengan tambahan sedikitnya 6.710 warga Palestina tewas dan 23.584 lainnya terluka.

Pihak militer Israel, ketika dihubungi oleh AFP, menyatakan tidak dapat memberikan komentar spesifik mengenai serangan tertentu tanpa koordinat lokasi yang tepat. Namun, mereka menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukan bertujuan untuk menghancurkan kemampuan militer Hamas. Laporan dari AFP juga menyebutkan bahwa Israel baru-baru ini memperluas operasi militernya di Jalur Gaza, yang telah menciptakan krisis kemanusiaan yang mengerikan bagi lebih dari dua juta penduduk. Bencana kemanusiaan ini membutuhkan perhatian dunia segera.
