Internationalmedia.co.id melaporkan insiden mengerikan yang terjadi di Kootenai County, Idaho, Amerika Serikat. Dua petugas pemadam kebakaran tewas ditembak saat bertugas memadamkan kebakaran hutan di lereng Gunung Canfield, Minggu malam (30/6). Kejadian ini mengguncang negara bagian tersebut dan memicu operasi pencarian besar-besaran.
Menurut keterangan Sheriff Kootenai County, setelah berjam-jam melakukan pencarian, pihak berwenang menemukan seorang pria tewas di lokasi yang sama dengan penyerangan. Sebuah senjata api ditemukan di dekat jasadnya. Perintah berlindung di tempat yang sempat diberlakukan pun dicabut. Namun, kebakaran hutan masih terus berkobar dan menjadi perhatian utama pihak berwenang.

Sheriff Robert Norris menyatakan bahwa penyerangan dilakukan menggunakan senapan berdaya tembak tinggi. Meskipun motif penyerangan masih belum diketahui pasti, otoritas setempat memastikan kedua korban merupakan petugas pemadam kebakaran. Gubernur Idaho, Brad Little, menyampaikan belasungkawa dan menyebut insiden ini sebagai serangan kejam terhadap pahlawan yang bertugas melindungi masyarakat.
Insiden ini kembali menyoroti maraknya kekerasan senjata api di Amerika Serikat. Data Arsip Kekerasan Senjata mencatat sedikitnya 189 penembakan massal di AS sepanjang tahun ini, menunjukkan urgensi perlunya regulasi senjata api yang lebih ketat. Tragedi ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi petugas pemadam kebakaran dan petugas layanan darurat lainnya dalam menjalankan tugas mereka. Investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap detail dan motif di balik peristiwa tragis ini.
