Internationalmedia.co.id melaporkan rentetan serangan rudal dari Iran mengguncang Israel pada Senin (23/6) waktu setempat. Sekitar 15 rudal dilaporkan menghujani wilayah negara Yahudi itu. Serpihan rudal yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara berjatuhan di beberapa area, menurut laporan media Israel yang dikutip internationalmedia.co.id. Ledakan keras menggema di Yerusalem menyusul peringatan militer Israel tentang serangan rudal dari Iran.
Sekitar 10 menit setelah peringatan awal, militer Israel mengumumkan peluncuran rudal tambahan dan mendesak warga untuk berlindung. Sirene serangan udara berbunyi selama lebih dari 30 menit di wilayah utara dan tengah Israel. "Angkatan Udara Israel beroperasi untuk mencegat dan menyerang jika diperlukan untuk menghilangkan ancaman," demikian pernyataan militer Israel yang dikutip CNN. Magen David Adom, layanan penyelamatan darurat Israel, melaporkan sejauh ini tidak ada korban jiwa. Setelah beberapa waktu, militer Israel menyatakan ancaman berakhir dan warga dapat meninggalkan tempat perlindungan. Menariknya, seorang jurnalis AFP melaporkan ledakan keras terdengar di wilayah Teheran utara pada hari yang sama.

Sebelumnya, dini hari Senin, militer Israel mengumumkan serangan balasan terhadap sejumlah lokasi peluncuran rudal dan beberapa bandara di Iran. Lebih dari 15 jet tempur Israel dilaporkan menyerang area Kermanshah, Iran barat, menargetkan lokasi peluncuran dan penyimpanan rudal permukaan-ke-permukaan yang ditujukan ke Israel. Militer Israel juga mengklaim telah menyerang setidaknya enam bandara di berbagai wilayah Iran, menghancurkan 15 jet tempur dan helikopter. Pertempuran sengit antara kedua negara telah berlangsung selama 11 hari.
