Bencana banjir kembali menerjang Sumatera Utara, membuat enam kabupaten/kota di provinsi tersebut terendam dan ribuan warganya terdampak. Informasi ini disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, seperti yang dirangkum Internationalmedia.co.id – News.
Sri Wahyuni Pancasilawati, Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, mengungkapkan bahwa data ini bersumber dari laporan yang diterima Pusdalops Sumut. "Berdasarkan laporan, enam kabupaten/kota di Sumut dilanda banjir," ujar Sri Wahyuni, dikutip dari internationalmedia.co.id pada Rabu (9/9/2026). Enam wilayah yang dimaksud meliputi Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Langkat, Kota Medan, dan Kota Binjai.

Pusdalops Sumut merinci dampak banjir di masing-masing wilayah. Kabupaten Langkat menjadi daerah yang paling parah terdampak, dengan 2.678 Kepala Keluarga (KK) dari empat kecamatan harus menghadapi genangan air. Menyusul Kota Medan, di mana 817 KK dari satu kecamatan juga merasakan dampaknya. Sementara itu, di Kabupaten Nias Barat, tercatat 595 KK dari empat kecamatan turut menjadi korban banjir.
Kota Binjai juga tidak luput dari bencana ini, dengan 461 KK terdampak. Di Kabupaten Deliserdang, 30 KK dari satu kecamatan dilaporkan mengalami dampak serupa. Khusus di Kabupaten Nias Selatan, banjir mengakibatkan kerusakan pada fasilitas umum di Kecamatan Hilisalawa’ahe. Sri Wahyuni menambahkan, rentetan banjir ini terjadi secara berurutan mulai dari Sabtu (5/9), Minggu (6/9), hingga Senin (7/9).
Menanggapi situasi darurat ini, upaya penanganan telah dan sedang dilakukan oleh masing-masing pemerintah daerah setempat bersama para pemangku kebijakan terkait. Sri Wahyuni menjelaskan, langkah-langkah yang diambil meliputi pendataan menyeluruh di lokasi terdampak serta pemantauan perkembangan situasi secara berkala. Selain itu, BPBD Sumut juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota setempat untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan komprehensif di seluruh wilayah yang terdampak.
