Internationalmedia.co.id – News – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kini telah sepenuhnya kembali beroperasi, menyusul penutupan sementara akibat dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Pihak manajemen bandara memastikan bahwa seluruh prosedur keselamatan penerbangan telah dijalankan dengan sangat ketat, termasuk upaya menyeluruh untuk membersihkan landasan pacu (runway), jalur taksi (taxiway), dan apron dari sisa-sisa debu vulkanik.
Yudistiawan, Assistant Deputy Communication & Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menjelaskan kepada internationalmedia.co.id pada Selasa, bahwa prinsip utama dalam dunia penerbangan adalah mengutamakan keselamatan. "Sebelum dioperasikan, kami memastikan semua prosedur telah dijalankan secara cermat, baik oleh pihak bandara maupun maskapai," ujarnya. Ia menambahkan, kesiapan fasilitas vital seperti landasan pacu, jalur taksi, apron, serta peralatan pendukung keselamatan lainnya, telah dipastikan dalam kondisi prima. "Kami secara berkala melakukan pembersihan debu di seluruh area tersebut untuk menjamin keamanan operasional," tegas Yudistiawan.

Untuk hari ini, Bandara Soetta diproyeksikan akan melayani total 896 penerbangan hingga menjelang tengah malam. Data yang dihimpun menunjukkan, jumlah penumpang yang akan melalui bandara ini diperkirakan mencapai 113 ribu orang. "Angka ini berdasarkan data yang telah terdaftar di pusat data kami," imbuh Yudistiawan, menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap pemulihan operasional.
Hingga siang hari ini, operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta telah menunjukkan aktivitas signifikan. Sebanyak 324 penerbangan tercatat sudah beroperasi dengan lancar. Rinciannya, 208 penerbangan merupakan keberangkatan, sementara 116 penerbangan lainnya adalah kedatangan. "Kami sangat berharap kondisi positif ini dapat terus berlanjut tanpa hambatan, memastikan kelancaran perjalanan bagi seluruh penumpang," tutup Yudistiawan, optimis akan stabilitas operasional bandara ke depan.
