Jakarta – Internationalmedia.co.id – News melaporkan insiden mengejutkan yang menimpa KAI Commuter Line. Sebuah rangkaian KRL mengalami anjlok hingga dua kali dalam satu hari pada rute Bogor-Jakarta Kota kemarin, memicu permohonan maaf dan janji pemeriksaan menyeluruh dari pihak KAI Commuter.
Leza Arlan, Manajer Public Relations KAI Commuter, mengungkapkan fakta menarik di balik insiden tersebut. Kedua kejadian anjlok, yang pertama terjadi pada Jumat pagi di Stasiun Jakarta Kota dan yang kedua pada siang harinya di Stasiun Manggarai, ternyata menimpa rangkaian sarana Commuter Line yang sama. "Ini adalah rangkaian sarana yang sama," tegas Leza, mengutip pernyataannya dalam keterangan tertulis yang diterima internationalmedia.co.id.

Insiden kedua di Stasiun Manggarai, menurut Leza, terjadi di Jalur 7, yang merupakan jalur khusus menuju Balai Yasa Manggarai, fasilitas bengkel PT KAI. Rangkaian KRL tersebut sedang dalam perjalanan menuju area overhaul. "Seluruh jadwal keberangkatan maupun kedatangan Commuter Line di Stasiun Manggarai tetap berjalan normal, layanan naik turun pengguna juga berjalan normal," terang Leza, memastikan bahwa insiden ini tidak berdampak pada kelancaran operasional stasiun.
Menyikapi insiden beruntun ini, KAI Commuter menegaskan komitmennya untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rangkaian yang bermasalah. Langkah ini, kata Leza, sangat krusial demi memastikan keselamatan perjalanan Commuter Line dan kenyamanan para penggunanya di masa mendatang.
Pihak KAI Commuter kembali menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. "Komitmen kami tetap mengutamakan keselamatan perjalanan Commuter Line," pungkas Leza. Sebagai informasi, insiden pertama di Stasiun Jakarta Kota pada Jumat pagi, yang menimpa KRL No.1203 relasi Bogor-Jakarta, sempat menyebabkan keterlambatan pada 21 perjalanan Commuter Line Bogor, memengaruhi ribuan penumpang.