Sebuah pemandangan tak biasa menarik perhatian Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok belum lama ini. Seorang pria ditemukan berdiri sendirian di tengah Jembatan Juanda, Depok, dalam kondisi yang membingungkan. Diduga kuat baru saja menjadi korban tindak kejahatan, kisah pria ini segera mendapat perhatian khusus dari aparat kepolisian. Internationalmedia.co.id – News melaporkan.
Menurut keterangan Katim Jaguar Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok, Ipda I Ketut Suwinta, penemuan ini bermula saat timnya sedang menjalankan patroli rutin. "Ketika melintas di Jembatan Juanda, terlihat ada seorang laki-laki berdiri di pinggir, persis di tengah jembatan," jelas Ipda Ketut dalam pernyataan tertulis yang diterima internationalmedia.co.id. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (28/8) malam, di mana polisi kemudian segera menghampiri pria tersebut untuk menanyakan keadaannya.

Pria yang tampak kebingungan itu tidak membawa kartu identitas maupun telepon genggam. Ia mengaku kepada petugas bahwa dirinya baru saja menjadi korban penjambretan. "Menurut keterangannya, ia dalam keadaan bingung karena pada tanggal 22 Agustus lalu mengalami penodongan di daerah Jakarta Utara, dengan kerugian dompet berisi uang Rp 1 juta dan sebuah handphone," terang Ipda Ketut. Beruntungnya, pria tersebut membawa bukti Laporan Polisi (LP) terkait musibah yang menimpanya, yang semakin menguatkan ceritanya.
Melihat kondisi pria tersebut, Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok tidak tinggal diam. Mereka segera memberikan bantuan nyata. "Kita berikan uang tunai Rp 100 ribu untuk ongkos perjalanan, dan kita juga isikan saldo pada kartu elektronik agar bisa naik kereta," ujar Ipda Ketut. Setelah mendapatkan bantuan, pria tersebut langsung diantar ke Stasiun Depok Baru. Ia berencana untuk kembali ke kampung halamannya di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, setelah serangkaian musibah yang dialaminya.
