Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden penjambretan yang menimpa seorang kreator konten TikTok saat bersepeda di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, menjadi perhatian publik dan mendorong respons sigap dari kepolisian. Meskipun korban belum melayangkan laporan resmi, aparat penegak hukum telah menunjukkan langkah proaktif dalam mengusut kasus ini.
Peristiwa tak menyenangkan itu dilaporkan terjadi pada Selasa pagi, 25 Agustus, sekitar pukul 08.00 WIB. Informasi mengenai dugaan penjambretan ini pertama kali menyebar luas di media sosial setelah korban mengunggah video yang menceritakan pengalaman pahitnya di Jalan Teuku Umar.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan bahwa timnya telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian (TKP). "Benar hari Selasa pagi (25/8) sekitar pukul 08.00 WIB, SPK Tim 2 berikut Reskrim Unit III sudah melakukan cek TKP terkait jambret yang dimaksud. Namun sampai saat ini pelapor belum datang ke Polsek untuk membuat LP," terang Braiel, seperti dikutip internationalmedia.co.id pada Selasa, 1 September.
Meski belum menerima laporan polisi (LP) secara formal, kepolisian menegaskan komitmen kuat untuk tetap proaktif dalam upaya penyelidikan guna mengungkap identitas dan menangkap pelaku. "Iya kita tetap proaktif lakukan upaya penyelidikan terhadap pelaku," imbuhnya, menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan warga.
Dalam video yang diunggahnya, korban juga menyebutkan bahwa telepon selulernya sempat terlacak berpindah-pindah lokasi, mulai dari kawasan Johar Baru, kemudian ke Kemayoran, Senen, hingga akhirnya terdeteksi di sekitar ITC Cempaka Mas. Terkait jejak digital ponsel tersebut, AKBP Braiel mengimbau korban untuk berkoordinasi langsung dengan personel Polsek Menteng guna memfasilitasi proses pelacakan lebih lanjut.
Selain fokus pada pengejaran pelaku, Polsek Metro Menteng juga aktif mengintensifkan langkah-langkah preventif melalui patroli rutin di seluruh wilayah hukumnya. Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat menggunakan perangkat seluler di area publik, agar tidak memberikan celah bagi aksi kriminal. "Kami selalu dan terus berupaya untuk mencegah terjadinya jambret dengan cara patroli rutin. Kami juga imbau masyarakat untuk selalu mawas diri apabila menggunakan HP di pinggir jalan, tidak memberikan ruang kesempatan untuk para pelaku beraksi," pungkasnya, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.
