Jakarta – Kesempatan emas untuk mengusulkan atau mendaftarkan tokoh penggerak daerah yang berdedikasi dalam DPD RI Awards 2026 akan segera berakhir. Dengan jumlah pendaftar yang sudah mencapai 805 orang dan terus bertambah, panitia mendesak masyarakat untuk segera berpartisipasi. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, batas waktu pendaftaran hanya sampai Jumat malam besok.
Sejak dibuka pada 27 Juli, pendaftaran DPD RI Awards 2026 akan ditutup pada 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Hingga Kamis (20/8/2026) pukul 11.40 WIB, tim panitia telah menerima 805 pendaftar, mendekati target 1.000 kandidat. Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri atau mengusulkan kandidat, dapat langsung mengunjungi laman resmi DPD RI di https://awards.dpd.go.id.

Ajang penghargaan bergengsi ini dirancang untuk mengapresiasi kontribusi luar biasa dari individu di berbagai bidang, dengan empat kategori utama yang siap menjaring para inovator dan penggerak di seluruh pelosok negeri.
Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah
Kategori pertama ini ditujukan bagi individu yang memiliki dedikasi tinggi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat. DPD RI menjelaskan, penghargaan ini diberikan kepada mereka yang "berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat."
Inovator Teknologi Kesehatan
DPD RI Awards 2026 juga mencari tokoh-tokoh yang menghadirkan terobosan di bidang kesehatan. Penghargaan ini akan diberikan kepada individu, profesional, atau akademisi yang menghasilkan inovasi signifikan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Penggerak Desa Mandiri Pangan
Selanjutnya, kategori ini mengapresiasi para penggerak yang berperan aktif dalam membangun kemandirian pangan di desa. Fokusnya adalah pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Pelestari Budaya Daerah
Kategori terakhir diperuntukkan bagi individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah. Mereka adalah sosok-sosok yang tidak hanya melestarikan, tetapi juga berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Selain empat kategori utama, DPD RI juga akan menghadirkan Special Recognition Awards bagi tokoh, individu, maupun kelompok yang telah memberikan kontribusi secara konsisten dan berkelanjutan bagi daerahnya.
Ketua DPD Pastikan Bebas Intervensi
Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, menegaskan komitmen DPD RI untuk memastikan proses DPD RI Awards ini bebas dari intervensi. Ia menilai banyak potensi "local hero" dan "local champion" di daerah yang selama ini belum terperhatikan. "Ini kami lakukan karena begitu banyak aspirasi yang masuk, begitu banyak potensi dari daerah local hero, local champion yang itu belum masuk radar," ujar Sultan dalam acara DPD RI Awards 2025 lalu.
Sultan menambahkan bahwa acara ini merupakan wujud aspirasi dari 152 anggota DPD yang mewakili hampir 80 juta masyarakat daerah. Tujuannya adalah menjaring dan menemukan potensi-potensi yang selama ini belum terpantau, yaitu "orang daerah yang banyak berkontribusi berpartisipasi pada kemajuan daerah di bidang masing-masing tapi belum terpantau."
Ia juga menjamin independensi para Dewan Pakar yang dilibatkan sebagai juri. "Kategori nanti kita lihat, karena kami nggak boleh intervensi juga, ada bidang pariwisata, kebudayaan, perempuan dan anak, pendidikan, sosial, banyak lah pokoknya. Melibatkan juri-juri yang capable, independen dan transparansi. Pimpinan juga nggak bisa intervensi, sampai internationalmedia.co.id ini juga saya nggak tahu siapa yang jadi juara," tegas Sultan, menunjukkan transparansi dan objektivitas dalam penilaian.
