Internationalmedia.co.id – News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menunjukkan kepedulian mendalam terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengirimkan bantuan signifikan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa dana sebesar Rp 3,8 miliar telah terkumpul, murni dari hasil penggalangan sukarela Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI, disertai pengiriman tim tenaga kesehatan ke lokasi bencana.
Pramono menjelaskan, "Dana sebesar Rp 3,8 miliar ini murni terkumpul dari sumbangan sukarela para ASN," saat berbicara kepada awak media di Velodrome Jakarta Timur, Selasa lalu. Pernyataan ini menegaskan komitmen para abdi negara di ibu kota untuk berbagi beban dengan saudara-saudari di NTT yang terdampak musibah.

Tidak berhenti di situ, Pramono juga mendesak peran aktif dari Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta untuk turut serta memperkuat upaya bantuan. "Saya yakin hari ini kita akan lebih karena memang saya sudah minta kepada CSR yang ada di BUMD juga ikut," ujarnya, menandakan bahwa gelombang bantuan dari Jakarta akan terus berlanjut. Selain dana, tim kesehatan yang terdiri dari beberapa profesional juga telah diberangkatkan langsung ke lapangan untuk memberikan penanganan medis.
Pemerintah DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk tidak tinggal diam. "Pemerintah DKI Jakarta betul-betul merasa menjadi apa, apapun yang terjadi di NTT itu kita ingin meringankan dan berperan serta," tambah Pramono, menunjukkan rasa empati dan tanggung jawab Pemprov DKI terhadap penderitaan warga NTT.
Pramono kembali menggarisbawahi bahwa dana awal Rp 3,8 miliar tersebut sepenuhnya berasal dari inisiatif sukarela ASN. "Kalau ASN sukarela. Maka sudah terkumpul Rp 3,8 M kemarin itu adalah dari ASN. Yang sekarang ini yang sedang kita kumpulkan dari CSR-nya BUMD kita," pungkasnya, memastikan transparansi sumber dana dan membuka pintu bagi kontribusi lebih lanjut dari sektor BUMD.
