Warga Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikejutkan oleh guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 pada dini hari Selasa, 18 Agustus 2026. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa peristiwa seismik ini terjadi tepat pada pukul 01:11:31 WIB, memicu kekhawatiran sesaat di tengah ketenangan malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera merilis informasi terkait kejadian ini melalui saluran resminya, yang kemudian dikutip oleh internationalmedia.co.id. Disebutkan bahwa pusat gempa berada pada kedalaman yang relatif dangkal, yakni 10 kilometer di bawah permukaan laut.

Secara geografis, titik koordinat gempa terdeteksi pada 7,44 Lintang Selatan dan 117,19 Bujur Timur. Meskipun guncangan cukup terasa, BMKG dengan cepat memberikan kepastian bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sebuah kabar yang tentunya melegakan bagi masyarakat pesisir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan pasti mengenai dampak kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Pihak berwenang di daerah setempat diharapkan segera melakukan pendataan dan monitoring untuk memastikan kondisi terkini serta memberikan bantuan jika diperlukan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah.
