Internationalmedia.co.id – News – Kabar duka kembali menyelimuti tragedi pembunuhan sadis satu keluarga di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Nurhanisa (23), istri dari Jamil (32) yang sebelumnya tewas dalam insiden tersebut, menghembuskan napas terakhirnya setelah berjuang selama sepuluh hari di rumah sakit. Nurhanisa meninggal pada Rabu (5/8/2026) setelah kondisinya menurun drastis pascaoperasi akibat luka tusuk parah yang dideritanya. Informasi ini disampaikan oleh Dilla, salah seorang anggota keluarga korban, kepada awak media, seperti dilansir internationalmedia.co.id.
Dilla menjelaskan bahwa luka tusuk yang diderita Nurhanisa sangat fatal, menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah organ dalam. Selain itu, pembuluh darah utama yang bertanggung jawab menyuplai darah ke jantung juga mengalami pendarahan hebat. "Dokter sudah menyampaikan bahwa organ dalamnya terkena tusukan. Pendarahan pada pembuluh darah utama menuju jantung juga sangat parah, sehingga memang sulit untuk tertolong," terang Dilla, mengutip penjelasan tim medis. Dokter sendiri sebelumnya telah menyampaikan kepada keluarga agar tidak berharap penuh mengingat kondisi korban yang sudah sangat kritis.

Jenazah Nurhanisa rencananya akan dibawa ke Kota Palopo, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan. Keputusan ini diambil berdasarkan permintaan dari keluarga besar yang ingin almarhumah dikebumikan di kampung halaman.
Tragedi mengerikan ini berawal pada 26 Juli, saat insiden pembunuhan sadis mengguncang Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Dalam serangan brutal tersebut, Jamil (32) dan putra semata wayangnya yang baru berusia 2 tahun tewas di tempat. Sementara itu, Nurhanisa, yang saat itu mengalami luka tusuk serius, sempat dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya menyusul suami dan anaknya.
