Dalam langkah awal kepemimpinannya, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi langsung tancap gas merangkul seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuka agama, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Ajakan ini disampaikan Nasriadi dengan harapan terciptanya situasi yang kondusif di wilayah Jakarta Barat, seperti dilansir Internationalmedia.co.id – News.
Pesan penting ini bukan disampaikan dalam forum formal biasa, melainkan melalui khotbah Jumat yang penuh makna di Masjid Jami Al Istiqomah Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat (31/7) lalu. Mengusung tema "Sinergi Ulama dan Umara dalam Mewujudkan Kebaikan dan Mencegah Kemungkaran", Nasriadi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemimpin spiritual, pemimpin pemerintahan, dan seluruh lapisan masyarakat.

Di hadapan jemaah, Kombes Nasriadi menggarisbawahi bahwa kebersamaan adalah kunci utama. Ia secara lugas menyatakan bahwa sinergi antara ulama (pemimpin agama), umara (pemimpin pemerintahan), dan masyarakat luas merupakan fondasi tak tergoyahkan dalam membangun kehidupan yang damai dan harmonis. Ia bahkan menegaskan bahwa setiap tindakan baik, sekecil apa pun, akan bernilai ibadah di mata Allah SWT jika diniatkan dengan tulus. Menurutnya, tugas melayani masyarakat, menjaga keamanan, saling membantu sesama, hingga memelihara persaudaraan, semuanya adalah bentuk pengabdian yang memiliki nilai amal saleh.
Lebih lanjut, Kapolres Nasriadi tak lupa mengajak seluruh elemen warga Jakarta Barat untuk senantiasa mendekatkan diri pada nilai-nilai kebaikan dan secara aktif mencegah segala bentuk kemungkaran. Ia secara spesifik menyerukan partisipasi aktif dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di seluruh pelosok wilayah hukumnya. Sebagai nakhoda baru di Polres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi sangat berharap sinergitas yang kuat antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin. "Hanya dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan lingkungan yang benar-benar aman, nyaman, dan damai bagi kita semua," pungkasnya.
