Internationalmedia.co.id – News – Seorang wanita berinisial TS di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berhasil meloloskan diri dari penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh pacarnya, HSLT. Korban ditemukan dengan luka lebam pada bagian wajah dan tangan, mengindikasikan kekerasan serius yang dialaminya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan kepada wartawan pada Kamis (16/7/2026) bahwa TS berhasil kabur melalui jendela. Kesempatan itu datang ketika pelaku, HSLT, meninggalkan tempat tinggal mereka. Setelah berhasil keluar, TS segera melaporkan kejadian mengerikan ini ke Polres Metro Bekasi.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh pihak kepolisian, hubungan asmara antara TS dan HSLT telah terjalin sejak April 2025. Namun, hubungan tersebut berubah menjadi petaka ketika pada bulan Juni lalu, keduanya terlibat perselisihan yang berujung pada kekerasan fisik.
"Terlapor diduga melakukan kekerasan terhadap korban secara berulang hingga 8 Juli 2026," ungkap Kombes Budi, menyoroti durasi kekerasan yang dialami korban. Kasus ini kini tengah ditangani serius oleh Polres Metro Bekasi.
Pihak kepolisian telah mengamankan HSLT sebagai tersangka utama dalam kasus penyekapan dan penganiayaan ini. Namun, penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa pelaku penganiayaan dan penyekapan ini tidak hanya satu orang. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian menyatakan pada Rabu (15/7) bahwa ada satu pelaku lain yang masih dalam pengejaran. "Sementara satu lagi masih dalam pengejaran," tegas AKBP Jerico.
Korban TS kini dalam penanganan untuk pemulihan fisik dan mental, sementara aparat kepolisian terus bekerja keras untuk menangkap pelaku kedua dan menuntaskan kasus kekerasan dalam pacaran yang menggemparkan warga Cikarang ini.
