Internationalmedia.co.id – News – Sebuah kisah tragis mengguncang Lumajang, Jawa Timur, ketika seorang pemuda berinisial RA (18) tega menghabisi nyawa kekasihnya, MTA (22), dalam sebuah insiden tragis yang melibatkan celana jin sebagai alat pembunuhan. Motif di balik tindakan keji ini diduga kuat adalah sakit hati yang mendalam setelah keduanya terlibat dalam pertengkaran sengit.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ari Aulia, yang disampaikan kepada internationalmedia.co.id pada Minggu (5/7/2026), motif utama pelaku adalah rasa sakit hati atas perkataan korban setelah keduanya terlibat dalam cekcok mulut. "Pelaku sakit hati atas ucapan korban setelah terlibat cekcok mulut dengan korban, sehingga pelaku membunuh korban," terang AKP Ari.

Kronologi pembunuhan terbilang sadis. Dalam melancarkan aksinya, RA dilaporkan menyerang korban dengan sebatang kayu. Tak hanya itu, mulut MTA juga disumpal dengan kain, sebelum akhirnya nyawa korban dihabisi dengan jeratan celana jin di bagian lehernya.
Jasad MTA ditemukan pada Sabtu (4/7) malam dalam kondisi mengenaskan, tanpa busana dan bersimbah darah di atas ranjangnya. Penemuan tragis ini sempat diwarnai dengan skenario alibi palsu yang dibuat oleh RA. Ia sengaja menghubungi tetangga korban, berpura-pura khawatir karena MTA tidak dapat dihubungi sejak pagi hari, seolah-olah tidak tahu menahu tentang kejadian tersebut.
Atas perbuatannya yang keji, RA kini dijerat dengan Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan. AKP Ari Aulia menegaskan bahwa pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara atas kejahatan yang dilakukannya.
