Internationalmedia.co.id – News – Jakarta Selatan dilanda duka setelah sebuah insiden tragis merenggut nyawa seorang bocah laki-laki berusia empat tahun berinisial I. Korban dilaporkan terperosok ke dalam lubang sedalam 3,7 meter di kawasan Tebet. Meski berhasil dievakuasi setelah perjuangan panjang, nyawa balita malang tersebut tidak tertolong setibanya di rumah sakit.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (27/6) menjelang tengah malam. Menurut keterangan dari Command Center Damkar, I awalnya sedang asyik bermain bersama teman-temannya. Tanpa disadari, ia melewati pembatas seng dan berlari di area pengerjaan taman, sebelum akhirnya terperosok ke dalam lubang yang dalam.

Keluarga korban yang panik segera melaporkan kejadian tersebut pada pukul 00.02 WIB. Petugas gabungan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan dan kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi. Proses evakuasi yang penuh tantangan dan membutuhkan kehati-hatian dimulai pada pukul 00.15 WIB.
Kapolsek Tebet AKP Ischak, seperti dilansir Antara, membenarkan bahwa balita tersebut tidak tertolong. Kepala Sektor Tebet Sudin Gulkarmat Jaksel, Kusnanto, menambahkan detail pilu tersebut. "Anggota saya yang melakukan evakuasi dan juga disaksikan oleh warga setempat, masih kondisi hidup," ujar Kusnanto. Namun, nasib berkata lain. "Jadi tidak tertolongnya dalam perjalanan ke rumah sakit," lanjutnya.
Setelah berjuang selama hampir empat jam, korban akhirnya berhasil diangkat dari lubang pada pukul 03.40 WIB. I kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta Pusat untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Sayangnya, segala upaya tim medis tidak mampu menyelamatkan nyawa bocah tersebut, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan ketat di area proyek atau lokasi berbahaya, terutama bagi anak-anak.
