Kisah pilu seorang wanita berinisial YTR (29) yang menjadi korban penyekapan dan penganiayaan keji oleh kekasihnya, TH, selama tiga tahun di sebuah kamar kos di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, akhirnya terkuak. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, momen haru terjadi ketika YTR tak kuasa menahan tangis saat tim medis dan keluarganya mencoba menggali penyebab luka-luka parah di wajah dan kepalanya.
Melanie Silviani, kakak kandung korban, mengungkapkan kepada internationalmedia.co.id bahwa adiknya semula berdalih luka-luka tersebut akibat terjatuh di kamar mandi. Namun, seiring waktu dan desakan, kebenaran pahit akhirnya terungkap: YTR adalah korban penyiksaan. "Saat ditanya dokter mengenai penyebab lukanya, YTR justru menangis dan tetap mengatakan ia jatuh. Baru kemudian ia mengakui disiksa," tutur Melanie.

Melanie menduga kuat bahwa adiknya sempat menutupi kejadian tragis yang menimpanya karena mengalami trauma berat terhadap pelaku. Ketakutan akan kekerasan yang lebih parah menjadi alasan utama YTR bungkam. "Awalnya YTR tidak jujur. Namun, setelah beberapa waktu, ia mulai berani bercerita. Katanya, jika ia berani macam-macam atau melawan, ia pasti akan dipukuli habis-habisan," imbuh Melanie, menggambarkan betapa mencekamnya situasi yang dialami adiknya.
Akibat penyiksaan keji tersebut, YTR kini menderita luka-luka serius yang berdampak permanen. Ia dilaporkan tidak dapat melihat secara normal, mengalami bibir sumbing, kesulitan berbicara, bahkan tidak bisa berjalan. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, berjuang memulihkan diri dari penderitaan fisik dan mental.
